Jakarta - Timnas U-17 Indonesia mengawali laga perdana Piala Asia U-17 2025 dengan meraih tiga poin setelah menang 1-0 atas Korea Selatan (Korsel) U-17 di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Arab Saudi, Jumat.
Gol tunggal Indonesia pada pertandingan ini dicetak oleh Evandra Florasta pada menit ke-90 1. Ia mencetak gol setelah memanfaatkan bola tepisan yang tidak sempurna dari kiper Park Dohun yang membaca dengan baik eksekusi penaltinya.
Pada babak pertama, Korsel lebih banyak menguasai bola dan menyerang. Kim Yegeon memberikan ancaman serius kepada Indonesia pada menit ke-11 saat tendangan kaki kirinya digagalkan oleh mistar gawang.
Tiga menit kemudian, Indonesia membalas serangan Korsel dengan peluang satu lawan satu yang didapatkan Mierza Fijatullah. Namun striker bernomor punggung 9 itu ragu-ragu dalam mengeksekusi bola sehingga peluang emas itu terbuang sia-sia.
Korsel lalu memberikan serangan bertubi-tubi untuk Indonesia dalam tempo empat menit, dimulai dari tendangan Yegeon pada menit ke-16 dan Oh Haram pada menit ke-17 yang diselamatkan oleh Dafa Al Gasemi, serta tendangan keras Kim Jihyuk pada menit ke-19 yang melayang tipis.
Pada 15 menit terakhir, gawang Indonesia masih belum lepas dari gelombang serangan Taeguk Warriors Muda. Kesalahan antisipasi bola Putu Panji membuat Jung Heejung mendapatkan bola muntah. Heejung menendang bola dengan keras, namun masih menyamping.Lima menit setelahnya, Yegeon memberikan ancamannya lagi dengan tendangan kaki kirinya yang menyamping di sisi kiri gawang setelah diblok oleh Putu Panji.
Pada menit ke-45, Yegeon menunjukkan bahwa dirinya menjadi pemain berbahaya. Setelah berkali-kali mengancam lewat tembakannya, kali ini pemain bernomor 10 itu memberikan umpan kunci di mulut gawang kepada Lim Yechan yang masih tak menemui sasaran. Skor babak pertama berakhir dengan 0-0.
Memasuki babak kedua, jalannya laga secara keseluruhan tak berubah. Korsel terus menguasai permainan dan terus mengancam, namun penyelesaian mereka begitu buruk.
Park Byeongchan mengawali serangan bahaya timnya pada menit ke-48 ketika sundulannya di depan gawang masih di atas mistar. Pada menit ke-66, Jin Geonyoung melakukan tembakan mendatar, namun masih dihalau dengan baik oleh Dafa.
Editor : Eriandi