Berkas Kasus Pengoplosan Miras Dilimpahkan Polda ke Jaksa

Polisi memperlihatkan barang bukti yang disita guspa)

PADANG – Berkas perkara dugaan meracik dan mengoplos minuman keras (Miras) dengan tersangka Rudi Wijaya (53) dan Arman Gea (35) dilimpahkan ke penyidik Kejaksaan. Kasusnya sudah lengkap (P.21) dan segera disidangkan di Pengadilan Negeri Padang.

Kasubdit I Indagsi, Direktorat Reskrim Khusus Polda Sumbar, AKBP Yunizar Yudistira, Rabu (7/3) usai penyerahan berkas menyebutkan kedua tersangka dan seluruh barang bukti telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Barang bukti ratusan botol miras serta alat pembuatnya diangkut menggunakan dua mobil Polda Sumbar. Kedua tersangka dengan santai masuk ke ruangan penyidik jaksa.

“Berkasnya sudah tahap dua atau sudah dilimpahkan ke jaksa di Kejari Padang. Selama proses penyidikan yang hampir berjalan sekitar 6 bulan tidak ada kendala,” ujar Direktur Reskrimsus, Kombes Margiyanta.

Pada proses penyidikan kedua tersangka sangat kooperatif. Mereka sempat ditahan kemudian ditangguhkan penahanannya. Apakah selanjutnya mereka ditahan atau tidak itu merupakan wewenang jaksa sebab berkasnya sudah selesai di kepolisian.

“Di kepolisian, selama proses penydikan perkara ini keduanya memang sempat ditahan, tetapi ditangguhkan dan tersangka kooperatif. Apakah ditahan nanti itu tergantung jaksa,” ujar Margiyanta.

Sebelumnya, kedua tersangka digerebek polisi di Toko ASJ di Jalan Niaga, No 142, Kecamatan Padang Selatan, Selasa (5/9). Saat penggerebekan itu polisi menemukan kegiatan memproduksi atau meracik sendiri serta memperdagangkan lima jenis Minuman berakohol merk TKW, Teguilla, Anggur Merah, Brandy, WN, tanpa izin.

Pada penggerebekkan itu petugas sempat memeriksa dua orang diduga pelaku yakni pemilik toko dan peracik minuman. Akhirnya kedua orang itu ditetapkan sebagai tersangka dan kasusnya berlanjut hingga sekarang.

Selain itu saat penggerebekan polisi menyita 468 botol TKW Brothers 18,5 persen, 144 botol Brandy 19persen, 225 botol Tequilla Black House 40persen, 6 botol Vodka 16 persen, 456 botol Anggur Merah 14,8 persen, dengan jumlah total lebih kurang 1.299 botol. (guspa/wahyu)