oleh

Vinna Melwanti Pantas ke Senayan

PADANG – Prabowo dan Minang amatlah eratnya. Kedatangannya kembali ke Ranah Minang pada kampanye akbar beberapa waktu lalu tetap disambut ratusan ribu pendukungnya.

Kehadirannya kembali di Padang masih meninggalkan kesan tersendiri bagi masyarakat Sumbar. Begitupun dengan Vinna Melwanti. Mantan Pemred Padang TV yang kini maju sebagai calon legislatif (Caleg) Demokrat nomor 5 untuk DPR RI dari dapil Sumbar 2.

Kehadiran Prabowo itu membangkitkan kembali kenangan pada 2015 lalu kembali menyeruak.

Dimana ketika itu dia menghadiri kampanye calon Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Satu-satunya wartawan di Sumbar yang mampu mengajak seorang Prabowo untuk berlama-lama diwawancara adalah Vinna Melwanti.

Vinna mungkin sedikit dari insan pers yang beruntung bisa mewawancarai mantan Danjen Kopassus itu dengan durasi yang cukup panjang, hingga satu jam.

Bagaimana tidak, Prabowo dikenal sebagai tokoh yang jarang diwawancara talkshow. Ia bahkan menyeleksi para pewancara sesuai kompetennya.

Namun Vinna merupakan wartawati yang beruntung dan jeli, yang bisa mengorek isi pikiran dan tanggapan terhadap kondisi bangsa dari letnan jenderal itu.

Hubungan emosional
Lantas apa pandangan Prabowo tentang Sumbar. Dalam acara Ngopi di Padang TV yang dipandu Vinna Melwanti pada 4 tahun lalu, Prabowo bertutur :  “Saya ada hubungan emosioal dengan Sumbar. Ayah saya, Soemitro amat dekat dengan warga Minang. Kemarin dalam pemilihan presiden periode lalu, Sumbar terbanyak mendukung saya. Irwan Prayitno berjuang untuk saya.”

Ketika menyebut Sumatera Barat, kesan kita di nasional, kata Prabowo adalah gudangnya orang pintar. Hatta Sjahrir, Agus Salim, Natsir, Yamin, waduh banyak sekali. Sastrawan, STA, Chairil Anwar dan lainnya. Tan Malaka juga.

Pilpres lampau Prabowo meraih suara hampir 80 persen.

“Saya kira rasionalitasnya urang awak tinggi. Orang Minang banyak berhasil di luar tanah Minang. Berarti mereka orang pintar dan kuat bertahan. Egaliter, kritis dan demokratis. Itulah Minang,” beber mantan Danjen Kopassus itu menjawab pertanyaan Vinna.

Vinna Melwanti caleg Demokrat ini mewawancarai Prabowo satu jam di ruang VIP Bandara BIM, Padang Pariaman tahun 2015 lalu. Itu adalah kali pertamanya Prabowo datang ke Sumbar usai pilpres.
Dengan memakai baju putih saku empat dengan celana coklat, ia memakai kupiah gaya Bung Hatta.

Di sisinya ada Irwan Prayitno. Di balik kamera juga ada Nasrul Abit yang pada 2019 ini jadi ketua Gerindra Sumbar.

Selalu dimanapun, Prabowo dengan jujur menilai Sumbar, seperti juga ia sampaikan pada kampanye akbar kemarin ini di Danau Cimpago, Purus, Padang.

Prabowo yang diwawancarai memainkan tangannya guna memberikan penekanan pada intonasinya. Ia minta bangsa Indonesia bersatu untuk menghemat sumber daya, sebab kita hidup dari komonitas.

Petani Sumbar diminta tenang tapi pemimpin harus arif dan jangan gontok-gontokan.

“Berbuat baiklah untuk rakyat,” kata capres 02 ini.

Prabowo menitipkan pesan agar kepada rakyat Sumbar, Irwan dan Nasrul Abit punya akhlak yang baik.

Prabowo diminta kembali “pulang” ke rumahnya, Ranah Minang, tempat dimana demokrasi ditempa.

Vinna berharap Prabowo menjadi contoh bagi Ranah Minang.

Prabowo pada kampanye di Padang beberapa hari lalu berkata:

“Sudah banyak saya mendatangi masyarakat di berbagai kabupaten/kota, namun, masyarakat Padang adalah yang paling jujur,” ujarnya.

Saksi
Rekaman Ngopi Vinna ini adalah saksi atas semuanya.  Vinna sekarang adalah caleg untuk DPRRI dari Demokrat untuk dapil Sumbar 2. Mantan jurnalis ini memang pantas ke Senayan.(***)

News Feed