Tak Berkategori  

Bidan Nyaris Diperkosa, IBI Ancam Tutup Pelayanan

WAMENA – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) cabang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua mengancam akan menutup seluruh pelayanan kesehatan bidan di daerah itu apabila pemerintah setempat tidak menyelesaikan kasus percobaan pemerkosaan terhadap bidan Jesica Unmehopa (23 tahun).

Ketua IBI Olphina Rumbekwan, di Wamena, Selasa (17/5) mengatakan, jika tidak ada komitmen dari Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, para kepala Distrik, dan Kepala Kampung maka terus terang pengurus Ikatan Bidan Indonesia cabang masih ragu dengan keamanan dan perlindungan terhadap bidan.

Dia mengatakan, pengurus Ikatan Bidan Indonesia Cabang Wamena meminta agar komitmen serta kesepakatan segera dilakukan.

Menurut dia, setelah kasus percobaan pemerkosaan terhadap bidan Jesica, pihaknya masih mengizinkan pelayanan bidan di ruang bersalin, di Puskesmas Wamena Kota dan Puskesmas Hom-Hom.

Sedangkan, pelayanan bidan di seluruh Puskesmas dan Pustu yang ada di sekitar wilayah Wamena, sudah ditarik dan tidak lagi melakukan pelayanan kesehatan.

“Kalau selama satu minggu ini pernyataan itu tidak ditanggapi sama sekali, maka kita akan tutup semua pelayanan itu, yakni di ruang bersalin, pelayanan bidan di Puskesmas Wamena Kota dan di Puskesmas Hom-hom,” ujarnya.

Sebelumnya, percobaan pemerkosaan secara paksa terhadap bidan Jesica Unmehopa (23 tahun), pegawai tidak tetap (PTT) di Pustu Arogolik, yang berada di bawah Puskesmas Kurulu, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Percobaan pemerkosaan dilakukan oleh pelaku terhadap korban Jesica di tengah jalan, ketika Jesica bersama rekannya pulang pelayanan dari Pustu dan berjalan kaki dari pustu sekitar tiga kilo meter menuju jalan utama pada Selasa (10/5) lalu.(*/lek)

Sumber:antara