Tak Berkategori  

BPBD Kota Solok Distribusikan Bantuan Makanan kepada Korban Banjir

SOLOK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok melakukan distribusi bantuan pangan kepada warga terdampak banjir di Kota Solok, Provinsi Sumatra Barat. Dalam pendistribusian, BPBD berkoordinasi dengan aparat desa setempat.

Hal tersebut disampaikan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Solok Hari Siswan yang dihubungi melalui pesan singkat. Pihaknya telah berada di lapangan untuk mendistribusikan bantuan makanan kepada warga desa.

“Kami telah mendistribusikan bantuan berbentuk pangan yang terdiri dari nasi bungkus dan air mineral,” ujar Hari, Jumat (1/10).

BPBD Kota Solok melakukan koordinasi dengan BPBD Provinsi Sumatra Barat untuk mengajukan permohonan dukungan logistik dalam upaya penanganan banjir. Hari menambahkan, pihaknya telah mengidentifikasi kebutuhan mendesak lainnya pada keadaan tanggap darurat di lapangan.

“Kebutuhan mendesak saat ini adalah peralatan dapur umum rumah tangga, terpal serta alat pembersih rumah tangga,” jelasnya.

BPBD Kota Solok telah melakukan pendataan dan koordinasi dengan perangkat daerah yang meliputi RT/RW, kelurahan dan kecamatan serta mitra terkait untuk giat evakuasi warga terdampak ke rumah kerabat dekat yang tidak terdampak banjir. Untuk kondisi mutakhir saat ini banjir di beberapa titik sudah surut.

Banjir di Kota Solok terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan aliran Sungai Batang Bingung dan Bendungan Biruhun meluap dan merendam 99 rumah di Kota Solok, pada Rabu (29/9), pukul 02.30 WIB.

Selain itu, banjir juga merendam setengah hektar lahan sawah dan berdampak pada 365 warga di tiga kelurahan, antara lain Kelurahan Simpang Rubio di Kecamatan Lubuk Sikarah, Kelurahan PPA dan Tanjung Paku di Kecamatan Tanjung Harapan.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada periode 1 – 3 Oktober 2021, Kota Solok didominasi cuaca berawan dan hujan ringan. Kajian inaRISK menunjukkan Kota Solok memiliki potensi bahaya banjir pada tingkat sedang sampai tinggi yang berdampak pada dua kecamatan.

BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap protensi bencana hidrometeorologi dengan memantau prakiraan cuaca melalui lama BMKG dan mengakses inaRISK untuk informasi kajian risiko serta edukasi bencana, mempersiapkan rencna kesiapsiagaan dan mitigasi bencana meteorologi dengan menjaga kebersihan aliran sungai dan daerah resapan air, melakukan susur sungai bersama para ahli, menerapkan mitigasi vegetasi serta melakukan simulasi evakuasi bencana secara berkala bersama perangkat daerah setempat. aci)