padang  

BPBD Padang Beri Edukasi tentang Mitigasi Bencana Pada OPD

Kepala BPBD Padang, Endrizal memberikan edukasi kepada staf Pemko Padang terkait potensi dan mitigasi bencana. (foto: antara)

PADANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Sumatera Barat melakukan edukasi kepada staf organisasi perangkat daerah (OPD) setempat tentang mitigasi terhadap potensi bencana di daerah itu.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Endrizal di Padang, Senin (28/11), mengatakan daerah setempat termasuk rawan bencana alam, baik banjir, tsunami, tanah longsor, maupun puting beliung.

Oleh karena itu, semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, secara bersama-sama melakukan upaya, secara prabencana, saat bencana, maupun pascabencana sehingga mampu meminimalkan korban benda maupun manusia.

Dalam UU Nomor 24 Tahun 20227 tentang Penanggulangan Bencana, katanya, masyarakat berhak mendapatkan perlindungan sosial dan rasa aman, khususnya kelompok masyarakat rentan bencana.

Selain itu, warga berhak mendapatkan pendidikan, pelatihan, dan keterampilan, informasi secara tertulis dan/atau lisan tentang kebijakan penanggulangan bencana dan setelah itu berperan dalam perencanaan, pengoperasian, dan pemeliharaan program penyediaan bantuan dan berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, khususnya yang berkaitan dengan diri dan komunitas, serta lainnya.

Peran masyarakat itu terlibat pada prabencana, saat bencana, dan pascabencana. Pada saat prabencana, peran masyarakat antara lain pembuatan analisis risiko bencana, melakukan penelitian terkait kebencanaan, melakukan upaya pencegahan bencana dan bekerja sama dengan pemerintah dalam upaya mitigasi mengikuti pendidikan, pelatihan dan sosialisasi penanggulangan bencana

Peran masyarakat saat bencana, antara lain memberikan informasi kejadian bencana ke BPBD atau instansi terkait, melakukan evakuasi mandiri, melakukan kaji cepat dampak bencana, dan berpartisipasi dalam respons tanggap darurat sesuai bidang keahliannya.

Peran masyarakat saat pascabencana adalah berpartisipasi dalam pembuatan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi, dan berpartisipasi dalam upaya pemulihan dan pembangunan sarana dan prasarana umum.

“Untuk itu kita berharap ASN di Pemkot Padang sebagai fasilitator untuk melaksanakan upaya mitigasi atau pengurangan resiko bencana agar bermanfaat bagi masyarakat yang paling rentan yang secara langsung terancam kondisi kesehatan, kehidupan ekonomi dan lingkungan hidupnya,” kata dia.

BPBD Kota Padang terus melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk dapat berdaya mengatasi bencana alam yang menimpa dirinya.

“Target kegiatan sosialisasi dan edukasi mitigasi bencana di lingkungan OPD adalah 35 OPD agar program kita sebagai Kota Padang Tangguh Bencana bisa tercapai dan pada hari ini kita melaksanakan sosialisasi di OPD Kota Padang, yakni di Balai Kota Padang, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan serta Dispora Kota Padang, sedangkan di tingkat kecamatan, yakni Kecamatan Padang Selatan, Kecamatan Lubuk Kilangan dan Kecamatan Padang Barat dengan dibagi tiga tim,” kata dia. (ant)