Tak Berkategori  

BPJS Kesehatan Masih Dikeluhkan Masyarakat

PADANG – Pelaksanaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan masih banyak dekeluhkan. Salah satunya, masih buruk pelayanan dan kriteria yang diberikan dianggap memberatkan.

Hal itu terungkap pada kunjungan Komisi IX DPR RI ke Sumbar, Senin (2/5). Dalam kunjungan tersebut, Komisi IX menerima masukan terkait dua Panitia Kerja yang sedang dilaksanakan.

“Kami masih mengalami kesulitan dalam hal teknis pelaksanaan klaim BPJS, diantaranya kriteria yang bisa diklaim. Seperti untuk anak demam, itu harus mencapai suhu badan 40 derajat. Begitu juga dengan luka, jika tidak di kepala tidak bisa di klaim. Menurut kami ini menyulitkan,” sebut Direktur RS Achmad Muctar, Dr. Ermawati.

Dikatakannya, dengan kondisi tersebut perlu peningkatan pelayanan serta kriteria yang jelas. Sehingga tidak menyulitkan bagi rumah sakit untuk memberikan pelayanan.

Selain itu, Anggota DPR RI, Syuir Syam dalam kesempatan itu mengakui kelemahan BPJS terkait pendataan. Masih banyak masyarakat yang seharusnya tercover oleh BPJS, namun tidak terdata. Dari 100 orang yang harus tercover BPJS, hanya 50 orang yang terdata.

“Ini kita akui, untuk itu perlu dibenahi lagi,” ujarnya.

Hal sama diakui Gubernur Irwan Prayitno. Menurutnya, memang masih ada masyarakat yang belum tercover BPJS. Untuk mengatasi itu, terpaksa Pemprov Sumbar mengcover dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

“Memang untuk pendataan masih kurang baik,” katanya.