Tak Berkategori  

BPJS Ketenagakerjaan Berkomitmen Terapkan Tata Kelola yang Baik

BPJS Ketenagakerjaan wilayah Sumbar, Riau dan Kepri mengadakan press gathering. (*)

PADANG – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbar-Riau menggelar press gathering di Riverside Restoran, Palembang, Minggu ( 30/6). Sebanyak 16 wartawan media cetak dan online di wilayah Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau hadir dalam acara yang mengusung tema ” Sinergi Bersama Media Mewujudkan Penerapan Tata Kelola Kelembagaan yang Baik untuk Memajukan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.”

Eko Yuyulianda, selaku Pps. Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sumatera Barat, Riau dan Kepri mengatakan BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen dalam penerapan tata kelola kelembagaan yang baik (good governance).

Atas perwujudan tersebut, sepanjang tahun 2017 dan 2018 BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai Badan dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik di Indonesia.

Selain itu, dalam kesempatan ini juga kembali menjelaskan soal pentingnya bagi masyarakat khususnya pekerja bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sejak Transformasi dari Jamsostek tahun 2014 lalu, BPJS Ketenagakerjaan memiliki empat program unggulan yaitu, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

Peserta tidak hanya mengakomodir pekerja formal atau pekerja penerima upah (PU), tapi juga Informal atau Bukan Penerima Upah (BPU).

Dalam sambutannya juga disampaikan hingga bulan MEI Tahun 2019 telah melayani 1.814.609 tenaga kerja aktif. Terdiri dari 1.046.778 tenaga kerja aktif untuk sektor pekerja penerima upah (formal) dan sekitar 134.161 untuk sektor pekerja bukan penerima upah (informal).

Sedangkan tenaga kerja aktif proyek jasa konstruksi mencapai 633.670 tenaga kerja.

Dalam hal pelayanan kepada peserta, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau telah membayarkan jaminan kepada 41.323 peserta dengan jumlah nominal sebanyak Rp350,88 miliar

.Pembayaran jaminan terbanyak adalah program Jaminan Hari Tua dengan total 29.518 kasus di mana jumlah nominal mencapai Rp 296 miliar.

Pada 2018 ini, BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbarriau telah bekerjasama dengan 484 Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dengan rincian di Sumbar 155 PLKK, Riau 199 PLKK, dan Kepri 130 PLKK. Namun, jika tenaga kerja yang mengalami resiko kecacatan, BPJS ketenagakerjaan bekerjasama dengan Balai Latihan kerja melalui program Return To Work ( RTW ) dengan memberikan pelatihan kepada peserta yang mengalami kecacatan.

Saat ini, telah ada 5.651 perusahaan yang telah berkomitmen mendukung program Return To Work.

Dalam acara media gathering BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Sumbarriau ini, selain diisi dengan sosialiasi program, penjelasan penerapan tata kelola kelembagaan yang baik, juga diselingi dengan hiburan.

“Tanpa media kita juga akan sulit menyampaikan program dan komitmen kami ke depannya, untuk itu dibutuhkan,” katanya. (guspa)