Tak Berkategori  

Bukan Adu Jotos, Mulyadi Mengaku Dianiaya Mustofa Assegaf

JAKARTA – Terkait persitiwa adu jotos di Senayan, , Mulyadi dalam konferensi persnya di ruangan Fraksi Demokrat Gedung Nusantara 1 DPR RI, Kamis (9/4) menjelaskan kronologis dan meluruskan kasus kekerasan di tengah rapat kerja yang sedang berlangsung tersebut.

Mulyadi mengatakan bukan adu jotos, tetapi pemukulan secara tiba-tiba. “Perlu saya luruskan, karena ada yang mengatakan kami adu jotos. Ini saya tidak melakukan pemukulan apa-apa, meskipun saya bisa melakukan pemukulan balik, tetapi saya tidak mau melakukan,” kata dia.

Menurut Mulyadi kejadian itu bermula ketika dirinya selaku pimpinan sidang Komisi VII memberi waktu anggota dewan menyampaikan pertanyaan usai Menteri ESDM memberikan keterangan. Dia menambahkan Mustofa Assegaf mendapatkan kesempatan pertama untuk bertanya.

Mustofa bicara panjang lebar. Ia menghabiskan waktu sekitar 10 menit, padahal, kata Mulyadi, tata tertib rapat mengatur setiap orang hanya punya waktu tiga menit. Karena kelamaan, Mulyadi pun meminta Mustofa untuk ingat waktu.

“Baru saya mau mengingatkan, dia langsung (marah) menunjuk-nunjuk pimpinan sidang. Saya terkejut. Tatib mengatur itu (cara bertanya) dan dia diam. Lalu saya ke toilet, dan ketika keluar tiba-tiba dia memukul saya secara membabibuta,” tuturnya. (ery satria)