Tak Berkategori  

Buntut Penggrebekan PSK di Padang, Andre Rosiade Bakal Dipanggil DPP Gerindra

JAKARTA – Buntut penggrebekan yang dilakukan politisi dan anggota DPR RI Andre Rosiade terhadap pekerja seks komersial (PSK) di sebuah hotel mewah di Padang, Sumatera Barat, pada Rabu kemarin (5/2), DPP Partai Gerindra akan memanggil Andre untuk dimintai penjelasan. Apalagi, isunya beredar penggrebekan terhadap PSK tersebut dijebak oleh Andre.

Demikian disampaikan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani kepada wartawan di sela-sela HUT ke-12 Partai Gerindra di Gedung Nusantara IV Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (6/2). Sebagai ketua fraksi dan Sekjen, Muzani akan memanggil kader Gerindra itu untuk dimintai penjelasan terkait kabar yang beredar seputar penggrebekan di Sumbar.

“Saya akan panggil dan minta penjelasan beliau secara komprehensif supaya kami tidak memahami persoalan ini sepotong-sepotong dari pemberitaan. Saya akan panggil mungkin besok,” katanya.

Wakil Ketua MPR RI itu mengatakan akan mengklarifikasi penggerebekan PSK yang dilakukan oleh Andre, dan akan mendalami kejadian tersebut agar tak simpang siur. “Saya akan jelasin dan dengarkan dulu apa yang dilakukan dan apa maksudnya dan seterusnya. Kami akan klarifikasi dan konfirmasi supaya mendapatkan penjelasan dan gambaran umum secara utuh,” ujar Muzani.

Sebelumnya, Andre Rosiade mengaku akan menghormati sikap pihak-pihak yang menilai negatif soal penggerebekan PSK. Meski di-bully dan dimaki oleh netizen, Andre menganggap hal itu risiko perjuangannya memegang amanah masyarakat Sumbar.

“Kalau saya di-bully, dimaki oleh netizen, itu risiko perjuangan. Ini pertanggungjawaban saya ke Allah karena jabatan ini amanah dari Allah. Jabatan ini dipertanggungjawabkan dunia-akhirat,” kata Andre saat dihubungi.

Dosa Besar

Dihubungi terpisah, pakar hukum Prof Dr Muhammad Fauzan menilai Andre Rosiade berdosa besar lantaran telah memberikan fasilitas bagi seseorang untuk melakukan perbuatan mesum, jika terbukti benar melakukan penjebakan terhadap PSK berinisal NN dalam sebuah penggerebekan di kota Padang.

“Andre Rosiade dapat kena sanksi atas tindakannya menggerebek PSK di salah satu hotel yang ada di Kota Padang, Sumatera Barat. Sanksi tersebut keluar apabila ada pihak yang melaporkan tindakan Andre kepada Mahkamah Dewan Kehormatan DPR RI,” kata Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto itu lagi.

Namun, menurut Fauzan, bukan itu yang harus diusut. “Pertanyaannya, yang menjebak siapa? Petugas atau dia? Apalagi jika jebakannya sampai PSK-nya melakukan perbuatan mesum, dia bisa berdosa. Karena memberikan fasilitas terjadinya perbuatan yang dilarang,” ujar..

Sebelumnya, perempuan PSK berinisial NN terjaring razia tempat hiburan malam dan prostitusi oleh anggota DPR RI sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Derah Sumbar Partai Gerindra, Andre Rosiade. Saat penggerebekan, NN tengah berada di dalam kamar sebuah hotel berbintang yang ada di kota Padang bersama seorang pria. Selain NN, razia tersebut juga menjaring AS yang diduga berperan sebagai muncikari. AS pun ditangkap oleh pihak berwajib di lantai 1 hotel tersebut.

Namun, pria yang ditangkap saat berada di salah satu kamar hotel bersama NN belakangan menghilang. Hal itu menimbulkan kecurigaan banyak pihak. Belakangan bahkan berembus kabar kalau pria tersebut merupakan orang suruhan yang dibayar Andre Rosiade untuk menjebak NN. (ery satria)