Tak Berkategori  

Bupati Safaruddin Minta Pelebaran Jalan Provinsi di Limapuluh Kota

Gubernur Mahyeldi terima aspirasi masyarakat Guguak, Limapuluh Kota, Kamis (28/4/2022).ist

GUGUAK – Bupati Limapuluh Kota Safaruddin berharap Pemerintah Provinsi Sumatra Barat (Pemprov) melakukan pelebaran ruas jalan Tan Malaka yang menjadi jalur penghubung alternatif Kota Payakumbuh dan Kab. Limapuluh Kota.

Permintaan ini disampaikan langsung Bupati Safaruddin kepada Gubernur Mahyeldi pada Safari Ramadan Pemprov Sumbar di Masjid Al-Ihsan, Jorong Ampang Gadang, Nagari VII Koto Talago, Kec. Guguak, Kab. 50 Kota, Kamis (28/4/2022).

“Harapan kami kepada Pemerintah Provinsi Sumatra Barat, bahwa jalan provinsi yang membentang dari Payakumbuh sampai ke Koto Tinggi, namanya jalan Tan Malaka, sudah mengharapkan pelebaran,” ujar Safaruddin.

Disebutkannya, pelebaran ruas jalan provinsi sepanjang 50 km tersebut dibutuhkan karena dirasa sudah sangat padat dan tidak lagi memadai untuk menampung peningkatan jumlah kendaraan yang melintas.

Selain pelebaran, Safaruddin juga meminta Pemprov untuk membangun trotoar dan drainase karena banyaknya sekolah di sisi kiri dan kanan jalan. Pembangunan trotoar diharapkan dapat meminimalisir interaksi antara pejalan kaki dan kendaraan bermotor, sehingga keselamatan pelajar lebih terjamin.

“Sepanjang Guguak ini, itu dilalui oleh sekolah Tsanawiyah, SMA 1 Guguak, SMP 1 Danguang-Danguang, terus ke Limbanang. Jadi kalau bisa kami mengharapkan nanti kepada Pemprov Sumbar, kalau bisa jalan provinsi dari Guguak sampai ke Pasar Danguang-Danguang ini bisa dibangunkan trotoar dan sekaligus drainase. Ini harapan kami. Termasuk juga yang ke SMK I dan SMK 2 Guguak,” tambahnya.

Meski sempat hadir. Gubernur Mahyeldi tidak dapat mengikuti kegiatan itu sampai selesai. Kemudian sejumlah aspirasi masyarakat ditampung oleh Asisten III Setdaprov Sumbar, Andri Yulika.

Menjawab permintaan itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Prov. Sumbar Andri Yulika, Gubernur harus meninggalkan lokasi di tengah acara dan bertolak ke RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi untuk melihat kondisi orang tua Gubernur yang tengah dirawat.

Menurutnya, Pemprov Sumbar akan menampung sejumlah aspirasi masyadakat. Jika itu adalah kewenangan Pemprov Sumbar, maka akan direspon dengan cepat.

“Kami sampaikan permohonan maaf dari Gubernur tidak bisa ikut sampai selesai karena beliau dapat telpon dari RS untuk segera ke RS ketika pak Bupati memberi sambutan. Mohon doa kita bersama untuk kesehatan orang tua beliau,” ungkap Andri.

Pada kesempatan itu, Andri Yulika, mewakili Gubernur, menyalurkan bantuan dengan total nilai lebih dari Rp60 juta kepada Pengurus Masjid Al-Ihsan yang terdiri dari bantuan Pemprov Sumbar sebesar Rp50 juta, bantuan Bank Nagari sebesar Rp10 juta, dan 50 al-quran. (Yose)