Tak Berkategori  

Cuaca Ekstrim, Nelayan Pesisir Selatan Ditemukan Meninggal

Kala bagan nelayan Pessel ditemukan hancur. (niko)
Kala bagan nelayan Pessel ditemukan hancur. (niko)
Kala bagan nelayan Pessel ditemukan hancur. (niko)

PAINAN – Seorang nelayan Datuk (50), warga Muara Gedang, Kec. Linggo Sari Baganti, Pesisir Selatan ditemukan meninggal di Pantai Pasir Ganting Kenagarian Pulau Rajo Inderapura Kecamatan Airpura, Rabu (31/5) sore.

Diduga korban meninggal akibat kapalnya yang pecah terdampar ombak saat melaut. Korban diduga melaut. Namun karena angin kencang, kapalnya pecah. Ia pun menjadi korban.

Selain itu, bagan milik Roni warga Anakan, Kenagarian Koto Nan Duo Kecamatan Batang Kapas dilaporkan hancur terdampar di tepian Pantai Ampiang Parak, Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan.

Bagan yang telah rusak parah ini sebelumnya dilaporkan dihempas gelombang kuat disertai badai kencang ketika mencari peruntungan ketengah lautan dekat Pulau Karabak.

Kapolsek Sutera, AKP Alkadri kepada wartawan mengatakan bahwa kapal nelayan tersebut terdampar dilokasi penemuan akibat begitu ekstrimnya cuaca pada saat melaut.

“Badai kencang dan gelombang besar ditengah laut akhirnya menghempaskan kapal hingga ke tepian”ujarnya.

Beruntung semua anggota bagan yang melaut dikapal milik Roni tersebut selamat dengan cara merenangi lautan hingga menuju tepian.

Namun sebelumnya, Kepala BPBD Pessel, Prinurdin menyebutkan bahwa akibat kondisi cuaca yang kurang bersahabat itu telah menenggelamkan dua unit kapal.

“Iya, kita mendapat kabar ada dua unit kapal yang tenggelam”ujarnya. (niko)