Tak Berkategori  

Cucu Bung Hatta Ajak Kembangkan Koperasi

Melani Arnaldi (kiri) memamerkan produk Batik Tanah Liek yang baru dibelinya di salah satu sudut arena pameran produk unggulan Sumbar untuk meramaikan konferensi koperasi internasional itu, Selasa (26/7). (zulfadli)
Melani Arnaldi (kiri) memamerkan produk Batik Tanah Liek yang baru dibelinya di salah satu sudut arena pameran produk unggulan Sumbar untuk meramaikan konferensi koperasi internasional itu, Selasa (26/7). (zulfadli)

PADANG –¬†Konferensi koperasi internasional yang digagas Pemprov Sumbar, Pemko Padang, Yayasan Proklamator Bung Hatta dan Universitas Bung Hatta menggembirakan keluarga Bung Hatta. Cucu sang proklamator dari adik perempuannya, Melani Arnaldi ajak pelaku usaha di Sumbar untuk bersemangat berkoperasi.

“Produk UMKM dan koperasi Sumbar sebenarnya punya nilai lebih. Jika pengusaha kecil ini mau bergabung dengan koperasi maka akan lebih baik lagi, kelola hingga menjadi besar dan go internaisonal,” ujarnya.

Masuknya produk luar negeri seiring pemberlakuan masyarakat ekompmi ASEAN tidak perlu dikhawatirkan. Karena orang Padang terkenal kreatif. Otomatis dengan persaingan dengan produk luar negeri, bakal ada model-model baru dari bisnis dan barang yang sudah ada. Pasti bakal muncul produk baru yang lebih inovatif.

Disarankannya, pengembangan koperasi hendaknya sesuai dengan sumber daya yang ada di daerahnya. Jika pertaniannya menonjol, maka buatlah koperasi pertanian. Jika di kota bisa jadi usaha jasa yang mengemuka. Melani mencontohkan, koperasi persatuan perusahaan rental Indonesia (KPPRI).

“Ternyata kini PPRI sudah mewadahi 700 perusahaan dengan 15.000 armada dan menjadi yang terbesar saat ini,” ungkapnya.

Melani membanggakan koperasi tersebut awalnya tidak disangka pemerintah bakal  berkembang seperti itu. Hasilnya, saat unit-unit usaha rakyat ini bersatu, bakal melahirkan usaha besar di kemudian hari. Apalagi koperasi ini baru dikembangkan sejak tahun lalu dan telah merambah ke sejumlah daerah.

Dia yakin, bila difasilitasi dan diberdayakan pemerintah, koperasi bisa berkembang lebih baik dan menjadi soko guru perekonomian Indonesia sebagai mana cita-cita Bung Hatta. (zulfadli)