Curah Hujan Tinggi, Pemkan Agam Tetapkan Siaga Satu

Petugas dibantu masyarakat terlihat bergotong royong menyingkirkan material longsoran yang menghantam Masjid Albarar di Palupuah. (asrial gindo)

LUBUK BASUNG – Curah hujan yang cukup tinggi menguyur wilayah Kabupaten Agam belakangan ini membuat pemerintah kabupaten Agam menetapkan siaga satu.

Hal itu disampaikan Bupati Indra Catri saat dikonfirmasi Singgalang menyikapi hujan yang tidak henti hentinya mengguyur wilayah Agam sepanjang, Jumat (2/11) kemarin.

Dijelaskannya, cuaca ektrim melanda wilayah Agam sudah berlangsung satu bulan terakhir, sehingga sejak itu pihaknya telah menetapkan status siaga satu.

Penetapan status siaga satu itu guna mengatisipasi musibah yang tidak diinginkan akibat cuaca yang tidak menentu itu.

“Kita juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, karena sewaktu waktu bencana bisa saja terjadi,” ujar Indra Catri.

Selain itu Pemkab Agam juga sudah melakukam pembersihan sungai batang Agam untuk memperlancar arus sehingga tidak terjadi pemyumbatan yang mengakibatkan air naik dan banjir.

Sementara informasi yang diperoleh Singgalang, sejak kamis (1/11) malam hingga Jumat (2/11) sudah terjadi beberapa tanah longsor di beberapa titik di Agam, seperti di jorong Harapan Nagari Nan Tujuah yang memgakibatkan dinding bangunan Al Abrar jebol di hantam material longsoran.

Selain itu tanah longsor juga terjadi Jalan Kayu Pasak, Jorong Koto Gadang, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Agam.

Dilokasi itu longsong terjadi Kamis (1/11) sekitar pukul 22.00 WIB yang memgakibatkan material tanah longsor menutupi sebagian ruas jalan provinsi.

Untuk menagani tanah longsor tersebut, petugas BPBD telah turun langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan dinas PU untuk menyingkirkan material longsoran. (gindo)

 

Loading...