Tak Berkategori  

Damkar Padangpanjang Evakuasi Musang Langka dan Ular King Koros dari Rumah Warga

Tim Damkar Padangpanjang saat mengevakuasi ular king Koros dari rumah warga. (humas)

PADANGPANJANG – Petugas Damkar Kota Padang Panjang melakukan evakuasi binatang liar yang dilaporkan warga. Salah satunya musang langka yang masuk ke pekarangan rumah warga, Minggu (25/7).

Menurut Kepala Bidang Linmas dan Damkar, Jhon Eriko, S.Sos, Selasa (27/7), anggota operasional pemadam kebakaran menerima laporan adanya musang yang masuk di pekarangan rumah warga sekira pukul 14.50 WIB.

Mendapat laporan tersebut, Jhon Eriko langsung memerintahkan sembilan anggota untuk membantu mengevakuasi Musang itu dari rumah warga. Tidak memerlukan waktu lama, personil damkar berhasil membantu menangkap Musang dan kemudian membawanya ke posko untuk kemudian dikarantina atau dilepaskan ke habitat aslinya.

“Setelah di lokasi, diketahui Musang tersebut berjenis Binturong. Hewan ini kami evakuasi pada sebuah kandang di asrama TNI AD Secata B Kota Padang Panjang. Dikarenakan adanya perlawanan, mengakibatkan sedikit kendala pada saat anggota melakukan pengevakuasian. Beruntungnya, evakuasi tersebut berhasil dilaksanakan dalam kurun waktu 30 menit. Untuk sementara, Binturong tersebut kami karantina di Kantor Pemadam Kebakaran sembari berkoordinasi dengan BKSDA Sumbar,” jelasnya.

Dari hasil identifikasi yang dilakukan, diketahui Binturong itu berjenis kelamin jantan, berusia sekitar 15 tahun, dengan panjang dari kepala sampai ekor mencapai kurang lebih 145 cm dan berat sekitar 15 kg.

“Saat ini kami masih berkoordinasi dengan BKSDA Sumbar terkait dengan Binturong tersebut. Apakah akan dilepasliarkan ke habitatnya atau bagaimana,” tambahnya.

Pada hari sebelumnya, Sabtu (24/7) personil damkar juga berhasil membantu evakuasi ular jenis King Koros yang masuk ke pekarangan rumah warga. Laporan tersebut diterima personil damkar dari ketua RT 10, Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat sekitar pukul 18:30 WIB.

Ular yang berhasil di evakuasi dalam kurun waktu lebih kurang 15 menit itu, diketahui memiliki panjang sekitar 1,8 meter.

“Ular berjenis King Koros tersebut sudah kami rilis dan dilepasliarkan ke habitatnya. Saat melakukan evakuasi, kami menurunkan personil sebanyak delapan orang,” sebutnya.

Jhon Eriko menghimbau kepada masyarakat, apabila butuh bantuan penyelamatan dari binatang liar dan binatang berbisa, misalnya evakuasi sarang tawon, ular, biawak dan sebagainya, dapat menghubungi Quick Response Damkar di nomor 082384610113.

“Kami siap membantu apabila masyarakat membutuhkan,” pungkasnya. (rn/*)