Tak Berkategori  

Dana dari Pusat Diupayakan untuk Bangun Infrastukrur yang Dirusak Banjir

Sejumlah warga membersihkan badan jalan yang tertimbun material akibat banjir di Solok Selatan (hendrivon)
Sejumlah warga membersihkan badan jalan yang tertimbun material akibat banjir di Solok Selatan (hendrivon)

PADANG – Pemprov Sumbar akan mengusahakan perbaikan darurat untuk infrastruktur yang rusak akibat bencana banjir di sejumlah daerah, dapat dibantu melalui dana tanggap darurat dari pusat.

“Kita sedang mengumpulkan data kerusakan. Mudah-mudahan, bantuan tanggap darurat itu bisa turun,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Zulfiatno, Kamis (18/2).

Menurutnya, untuk logistik, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah memberikan bantuan tanggap darurat. Namun, untuk infrastruktur, masih dalam proses.

“Secepatnya, data yang dibutuhkan itu akan kita kirim ke pusat, karena masa tanggap darurat hanya 14 hari, atau hingga 22 Februari 2016,” katanya.

Saat ini ada sejumlah jembatan yang dilaporkan putus akibat banjir. Jalan yang rusak tergerus banjir sehingga tidak dapat dilewati. “Ini yang kita prioritaskan,” katanya.

Setelah masa tanggap darurat berakhir, menurutnya, infrastruktur yang masih rusak akan diperbaiki secara permanen, melalui dana rehap rekon dari APBD kota/kabupaten, provinsi dan APBN.

“Ini tahapan selanjutnya. Sekarang kita fokus pada masa tanggap darurat,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, Pemprov Sumbar memiliki anggaran Rp5 miliar untuk rehap rekon. Namun, penggunaannya harus melalui proses pendataan terlebih dahulu. (aci)

sumber:antara