Tak Berkategori  

Dari Buka Bersama, Formatur Kepanitiaan Milad Diniyyah ke-94 Resmi Terbentuk

BUKITTINGGI – Berawal dari buka puasa bersama, Ikatan Alumni Diniyyah Pasia (IADP) bersama unsur pimpinan Pondok Pesantren Modern Diniyyah Pasia sukses memilih formatur Kepanitiaan Milad Diniyyah ke-94.

Mereka adalah Rahmad Dani dari ponpes diniyyah, Ari Saputra dari IADP Batusangkar, Syaiful Gunawan dari IADP Riau, Ummi Latifah dari IADP Kota Padang dan Nadira dari IADP Bukittinggi dengan presidium sidang Khairul Hafizh selaku Sekum IADP Pusat.

Kepada Singgalang dan alumni Drs. Nawazir Muchtar LC selaku pimpinan pondok mengaku senang dan bangga melihat alumni yang berfikir terbuka dan visioner untuk kemajuan ponpes.

“Elaborasi pemikiran dari ragam pemikiran para alumnus adalah kekayaan yang memang harus segera diwadahi dan diformulasikan sehingga tidak menguap sia sia,” katanya Minggu (24/4/2022).

Acara reuni yang biasanya dilaksanakan oleh banyak kalangan memiliki kesan yang sarat akan cerita masa lalu atau nostalgia.

Diskusi sebagai salah satu rentetan acara yang dipilih panitia penyelenggara mampu menarik para anggota untuk berbagi dan bertanya.

Sempitnya waktu yang tersedia dan panjangnya ulasan yang harus diceritakan menjadikan sesi ini begitu cepat berlalu.

“Saya yakin sebagai anak muda yang idealismenya masih sangat menggebu,  memerlukan momen seperti ini untuk berkontribusi memberikan berbagai pendapat bagi segenap mereka yang mulai tidak muda lagi yang cenderung ya lebih realistis,” kata Ketua IADP Rifnal

IADP yang terlahir sebagai forum silaturrahim tidak menutup kemungkinan di kemudian hari akan tumbuh dan berkembang menjadi sebuah organisasi yang lebih besar lagi.

“Kondisi ini sangat memungkinkan terjadi. Tentu untuk menuju ke arah itu diperlukan langkah-langkah kongret dan akurat,” katanya.

Modal itu sudah ada, modal bukan hanya uang. Anak anak muda memiliki modal yang cukup bisa diperhitungkan, mereka punya kekuatan, mobilisasi, idealisme, dan pemikiran pemikiran yang cukup kreatif dan bahkan sangat kreatif.

“Modal uang sebenarnya tidaklah begitu sulit, asalkan orientasi dan penggunaannya jelas dan akuntabel, insyaallah ini akan menjadi magnet penarik,” ungkap Maldison M.Pd selaku Ketua IADP Pusat.

Ide ide brilian dari anak muda ini merupakan salah satu jawaban yang harus direnungkan oleh semua anggota IADP seperti saya dan terlebih pengurus IADP. Ini merupakan salah satu jawaban untuk pertanyaan “apa yang telah kamu berikan kepada pondok”.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Rahmad Dani mengaku turut merasakan kabahagiaan yang berlimpah.

“Alhamdulillah, para alumnus mampu menjadi pribadi yang mandiri, terbukti bahwa ada sekitar 30 logo usaha yang dipampang pada spanduk yang dijadikan latar/background kegiatan dan mendapat pujian serta doa dari Bapak Pimpinan semoga kedepan semakin hari usahanya semakin berkembang,” kata Dani

Disaat yang lain mencari link bisnis kemana bana, alhamdulillah IADP sudah memilikinya. Bila IADP mampu menyatukan ragam produk dan/atau mengafiliasikannya dalam suatu bingkai yang mungkin akan dinamai atau konsep kemudian maka disitulah IADP mulai tumbuh dan berkembang.

“Mari bersama kita rajut silaturrahim yang lebih erat lagi dalam tujuan mendapatkankeridhoan Allah Subhanahu wataala dengan berbagai misi dan prinsip yang kuat yaitu Bermanfaat Bagi Orang Lain,” kata Ferri salah satu Alumni IADP

“Semoga saat Milad Diniyyah pada 28 Oktober 2022 nanti berbagai kreativitas dan inovasi akan muncul,” jelasnya.(mat)