Tak Berkategori  

DataOn Bangun Strategi Perusahaan Employee Engagement

JAKARTA –  Masa pandemi COVID-19 telah membuat perubahan situasi dan kebijakan di segala bidang. Banyak perusahaan melakukan strategi baru untuk menghadapi New Normal, tetap menjaga semangat dan kepuasan pelanggan.

Dijelaskan oleh Gordon Enns, CEO dari PT Indodev Niaga Internet (DataOn), menanggapi hal tersebut harus diterapkan secara komprehensif. Perusahaan dalam menghadapi New Normal harus membangun working environment yang sehat dan insentif untuk mendorong karyawan bekerja lebih efisien dan produktif.

“Kami merasa bahwa jika karyawan memandang perusahaan peduli terhadap lingkungan kerja yang sehat, dan kontribusi mereka, akan berkomitmen untuk memberikan solusi terbaik bagi pelanggan kami,” ungkap Gordon.

Menurutnya terus berupaya mengembangkan lingkungan kerja yang sehat yaitu, dengan menciptakan sebuah kantor dengan konsep open space, modern, eco-friendly dan high-technology.

Selain itu, perusahaan juga menyediakan fasilitas pendukung lain, seperti fasilitas olahraga dan ruang serbaguna, agar bisa menghadirkan suasana work-life balance agar tetap menjaga kesehatan karyawan dengan tetap mengikuti anjuran menggunakan masker dan physical distancing ketika berada di kantor.

Dengan sistem ini, komunikasi menjadi lebih terstruktur, dan menghasilkan data yang dapat diakumulasi menjadi sebuah dasar untuk menjalankan social performance management.

Menurut Gordon, kedepannya DataOn akan secara aktif menambahkan fitur-fitur yang berkontribusi dalam meningkatkan employee engagement, komunikasi, dan financial technology (fintech) yang ada sebagai solusi Sunfish HR dan GreatDay HR. Dengan harapan secara komprehensif dapat memenuhi kebutuhan karyawan dalam menghadapi New Normal.

DataOn Raih HR Excellence Award 2020

Dengan bangga bahwa tahun ini DataOn telah meraih penghargaan HR Excellence 2020, Kategori Special Award sebagai HR Technology Partner yang sukses sebagai perusahaan yang dibangun di Indonesia.

Gordon menambahkan, namun mendunia dalam mengembangkan teknologi HR yang digunakan secara masif di lebih dari 1000 korporasi di Indonesia dan luar negeri.

Hal ini membuktikan bahwa software aplikasi buatan dalam negeri dapat diandalkan. Mampu bersaing dengan pemain global dan berkontribusi peningkatan kepercayaan terhadap industri HR nasional, jelasnya. (smn)