Tak Berkategori  

Di Hadapan Ratusan Ribu Jamaah, UAS Beberkan Kunci Terhindar dari Bencana

Tausiyah Ustads Abdul Somad di Pantai Padang (givo alputra)

PADANG – Ratusan ribu orang menghadiri tablig akbar Ustadz Abdus Somad (UAS) di Pantai Padang, Kamis (2/1). Kehadiran UAS dalam rangka mencerdaskan masyarakat untuk tanggap bencana.

Menurut UAS, Nagari Minangkabau yang indah ini punya potensi bencana besar, laut bisa mendatangkan tsunami. Maka dari itu perbanyak sedekah, agar jauh dari bencana. “Kalau mau selamat maka perbanyaklah sedekah, utamanya sedekah air minum,” katanya.

Ia mengatakan, untuk menghindari bencana maka jauhi zina, riba, karena hal itu bisa menyebabkan azab wajib hadir di daerah tersebut. “Jaga anak-anak kita dari perbuatan zina, tangkap orang-orang yang pacaran, dengan Satpol PP Syariah,” tambahnya.

UAS memuji Pemprov Sumbar dan semua bupati dan walikota di Sumbar yang sepakat semuanya mengubah Bank Nagari konvensional menjadi Bank Nagari Syariah. Hal ini suatu upaya konkrit menyelamatkan anak kemenakan dari riba.

“Orang Minang berkontribusi menyebarkan Islam di Indonesia dengan banyaknya ulama dari Minang. Buku-buku mereka masih dibaca dan dipelajari di universitas-universitas Islam ternama,” tambahnya.

UAS dengan gaya kocaknya menyelingi ceramahnya dengan guyonan-guyonan yang khas. Hadirin sangat menikmati setiap guyonan UAS yang kadang sekali-sekali mengajak untuk bersedekah. “Yang keempat bisa menolak bencana adalah ajak orang berbuat baik dan cegah dari perbuatan mungkar,” ungkapnya.

Ramaikan shalat berjamaah lima waktu di masjid. Lalu jadikan doa sebagai senjata orang-orang Mukmin. “Berdoa bisa dengan bahasa apa saja, jadi jangan ragu jika tidak bisa bahasa Arab,” ujarnya.

Banyak-banyak bangun malam, kerjakan sunat wudhu lalu tahajud. Berdoa agar Sumbar jauh dari segala macam bencana, merupakan usaha yang harus dilakukan semua umat Islam.

Pada kesempatan itu UAS juga mengingatkan hadirin agar tak mendatangi dukun. Dukun juga menyebabkan turunnya azab, karena itu ia meminta para dukun bertobat. (hen)