Tak Berkategori  

Di Pekanbaru Belajar Tatap Muka Dimulai, Begini Penampakannya

PEKANBARU – Proses Belajar Mengajar (PBM) secara tatap muka ‘terbatas’ telah diperbolehkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru, Riau.

Kendati demikian, siswa yang bersekolah tidak seluruhnya diwajibkan pihak sekolah susuai SOP yang telah diizinkan dinas terkait.

Hal itu diungkapkan Waka Bidang Kesiswaan SMPN 3 Kota Pekanbaru Nurazmi saat diwawancarai awak media termasuk Singgalang di sekolah yang terletak di Jalan Dahlia, Sukajadi, Kota Pekanbaru tersebut.

Menurutnya siswa yang hadir ke sekolah adalah siswa yang juga telah diizinkan oleh orang tuanya dan yang telah melengkapi protokol kesehatan Covid-19.

“Bagi yang orang tua siswa yang belum mengizinkan anaknya bersekolah secara tatap muka maka diwajibkan mengambil surat pernyataan di security sekolah. Begitulah SOP yang sudah kita rancang dan sudah diizinkan oleh Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru,” katanya.

Dikatakannya, pada PBM terbatas hari pertama, sebanyak 195 siswa SMPN 3 Kota Pekanbaru dari kelas IX telah mulai belajar. Hanya saja situasi dan kondisinya berbeda dari biasanya.

“Hari ini ada 5 kelas yang mulai belajar dengan menggunakan 10 ruangan selama 3 jam dan tidak ada waktu istirahatnya,” katanya.

Ditambahkan Nurazmi, PBM tatap muka terbatas di SMPN 3 Pekanbaru dilakukan hanya tiga hari yaitu pada Senin, Rabu dan Jumat.

“Rinciannya, Senin siswa kelas IX, Selasa dan kamis sterilisasi sekolah dengan cara penyemprotan disinfektan. Rabu PBM terbatas siswa kelas VIII dan Jumat siswa kelas VII. Karna namanya tatap muka terbatas dilakukan hanya dari pukul 07.15 sampai 10.15 WIB,” katanya.

Dijelaskan Nurazmi, untuk penggunaan ruangan pun dilakukan terpisah agar siswa tidak saling bertemu. Contohnya kelas IX A belajar di lokal bawah dan IX B menggunakan lokal di lantai 2 dengan kapasitas 1 ruangan maksimal 20 siswa lengkap dengan penggunaan protokol kesehatan

“Kita bersyukur SOP yang kita buat telah disetujui, dan hari ini kita mulai PBM tetap muka terbatas. Semoga PBM ini berjalan lancar dan kita bisa terus kembali ke kondisi normal karna ini yang selama ini kita inginkan,” Ungkapnya.(mat)