oleh

Di Sumbar, Ayah dan Anak Bertarung ke Senayan

Gedung DPR RI (net)

PADANG – Daftar Calon Sementara (DCS) anggota DPR-RI, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten/kota diumumkan KPU di berbagai media. Menariknya, dari DCS tersebut, ada ayah dan anak sama-sama ikut bertarung memperebutkan tiket ke Senayan. Sejumlah istri kepala daerah tak ketinggalan pula ikut bertarung.

Dari data yang dihimpun, ayah dan anak yang ikut bertarung antara lain, Ketua DPW PPP Sumbar, Hariadi yang maju menuju DPR-RI di Dapil Sumbar 2. Pileg sebelumnya, Hariadi juga maju di Dapil yang sama. Dia kalah dari incumbent M. Iqbal yang juga anak politisi senior PPP, Bachtiar Chamsyah. Pileg kali ini, Hariadi berpeluang besar.

Anak Hariadi, Nikki Lauda Haryona juga mengadu peruntungan pula menuju Senayan dari PPP. Beda dengan ayahnya, Niki bertarung di Dapil Sumbar 1. Di Dapil ini, incumbent Epyardi Asda tidak maju lagi, melainkan pindah ke Dapil Jakarta I dengan kendaraan barunnya, PAN.

Meski Epyardi tak maju, bukan berarti jalan Nikki mudah menuju Senayan, karena ia juga berpacu dengan dua politisi senior PPP yaitu Syafril Ilyas (empat periode di DPRD Pessel dan tiga periode di DPRD Sumbar), Syukriadi Syukur (dua periode di DPRD Sumbar) serta tokoh muda sarat pengalaman Bachtul (dua periode di DPRD Sumbar).

“Melihat figur yang maju di Dapil I dari PPP, semua caleg sama-sama berpeluang. Saya insya Allah akan bekerja keras. Saya yakin caleg lainnya juga melakukan hal senada,” kata Bachtul.

Anak Epyardi Asda, Athari Gauthi Ardi juga berpacu menuju Senayan lewat PAN. Dia maju di Dapil I yang merupakan Dapil ayahnya saat berkompetisi pada Pileg 2014. Ayahnya dulu mendulang suara dan sukses menembus Senayan. Bisakah dia melanjutkan kesuksesan ayahnya?

Belum tahu, sebab di Dapil ini, incumbent Mhd Asli Chaidir maju kembali. Apalagi selama diberi amanah, Asli inten memperlihatkan kepeduliannya kepada daerah. Selain itu, mantan Bupati Tanah Datar dua periode, Shadiq Pasadigue ikut maju.

“Melihat peta daerah dan kiprah selama ini, meski akan alot, yang paling berpeluang itu tetap incumbent, Asli Chaidir,” kata Usmardi Thareb, mantan anggota DPRD Padang dua periode dan kali ini kembali ikut berpacu menuju DPRD Padang dengan kendaraan PAN.

Selain ayah dan anak berebut ke Senayan, sejumlah istri kepala daerah juga ikut berkompetisi. Nevi Zuairina, istri Gubernur Irwan Prayitno maju melalui PKS di Dapil Sumbar II. Peluang Ketua TP PKK Sumbar ini cukup besar menembus Senayan, apalagi selama ini, Nevi rajin dan aktif ke daerah baik dalam kapasitas sebagai Ketua TP PKK, Ketua Dekranasda, Bunda PAUD Sumbar dan lainnya.

Nevi rajin ke lapangan tak sekadar temu ramah saja melainkan juga berandil besar dalam menggerakkan program yang bermuara kepada peningkatan ekonomi, kesejahteraan masyarakat dan pendidikan anak.

Jalan Nevi belum tentu mulus, karena incumbent Refrizal bertarung lagi. Ini adalah untuk keempat kalinya, Refrizal ikut, setelah sukses Pileg 2004, 2009 dan 2014.

Istri Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Lisda Hendrajoni ikut meramaikan ‘kompetisi’ menuju Senayan dengan kendaraan Partai NasDem untuk Dapil Sumbar 1. Sama halnya dengan istri Bupati Solok Selatan (Solsel), Suriati Muzni Zakaria menuju Senayan. Juga dengan kendaraan NasDem.

Dua ketua TP PKK ini berpacu dengan incumbent Endre Syafoel dan dua mantan kepala daerah, Syamsu Rahim (mantan Bupati Solok) dan Fauzi Bahar (mantan Walikota Padang), untuk merebut kursi Sen¬ayan.

Menariknya, Bupati Pessel, Hendrajoni, juga menjabat Ketua PAN Pessel. Begitu pula Bupati Solsel, Muzni Zakaria, juga menjabat Ketua Partai Gerindra Solsel. Sebagai ketua partai, tentu Hendra¬joni di Pessel maupun Muzni di Solsel, punya kewajiban moril untuk memenangkan partainya di daerah kekuasaannya pada Pileg 2019. Pertanyaannya, pilih istri atau parpol?

Empat istri kepala daerah lainnya tidak berpacu ke Senayan, melainkan membidik kursi DPRD Sumbar. Yaitu istri Walikota Pa¬dang, Harneli Bahar Mahyeldi dengan kendaraan PKS dari dapil 1 (Padang), istri Wakil Bupati Agam, Candra Gumilarti Farhan dengan kendaraan PKS dari dapil 3 (Agam/Bukittinggi).

Kemudian istri Bupati Pasaman Barat, Yunisra Syahiran melalui Gerindra dapil 4 (Pasbar/Pasaman) dan istri Bupati Tanah Datar, Emi Irdinansyah lewat NasDem dari dapil 4. (pendi)

News Feed