oleh

Di Sumbar, Dari 96 Cuma 70 Sirene Tsunami yang Berfungsi

Ilustrasi. (*)
Ilustrasi. (*)

PADANG – Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar Nasridal Patria mengatakan, sebanyak 26 sirene peringatan tsunami di Sumbar tidak berfungsi. Dari 96 sirene peringatan tsunami di Sumbar hanya 70 unit yang berpungsi masih dalam pengecekan, karena tidak berfungsi.

Ketidakberpungsian disebabkan beberapa faktok, mulai dari digondol maling hingga tidak memiliki repeater, repiter rusak dan ada juga belum terpasang. Untuk itu perlu perbaikan.

“Dalam HKBN ini kesempatan untuk mengaktifkan kembali sirene tidak aktif,” ungkapnya usai pawai evakuasi stunami di kantor Gubernur Sumbar, Rabu (26/4).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Sumatera Barat, Pagar Negara menjelaskan dari 96 unit sirene yang tersebar, 58 unit di bawah kewenangan BNPB, 6 unit BMKG, 24 unit BPBD dan selebihnya Kota Padang.
Pagar menjelaskan, untuk keberfungsian sirene di kabupaten kota hingga saat ini baru ada laporan dari Kabupaten Pasaman Barat. “Di Pasbar, hanya 4 unit aktif dari 8 unit sirene,” sebutnya. (yose)
Loading...

Berita Terkait