Tak Berkategori  

Diancam Saat Liput Razia Kafe, Wartawan Padang Lapor Polisi

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

PADANG – Wartawan yang meliput razia Satpol PP di Kafe Juliet Pub dan Music Room, Niaga,  Padang Selatan diancam petugas keamanan kafe. Peristiwa yang terjadi Jumat dinihari berbuntut kantor polisi setelah wartawan melaporkan ke Polresta.

Selain wartawan, petugas Satpol PP juga mendapat perlakuan yang sama. Anggota Satpol wanita dibentak-bentak, sedangkanlaki-laki diancam dengan senjata tajam.

Wartawan yang diancam itu adalah Randi Pangeran Trans 7, Andri Syahputra Rajawali TV, Albert Caniago Klikpositif.com, Heru dari Redaksi Sumbar.com, dan Abel.

Laporan di kepolisian, LP / 522 / K/ III / 2017 SPKT Unit II Polresta Padang, tanggal 24 Maret 2017, tentang pengacaman serta menghalangi jurnalis meliput.

Sementara personel Satpol PP juga melapor dengan LP /521/K/III/2017 -SPKT Unit II dengan laporan pengancaman dengan menggunakan senjata tajam serta mengahalangi petugas Satpol PP Padang yang sedang melaksanakan tugas.

Kapolresta Padang Kombes Chairul Aziz mengatakan dugaan tindakan kekerasan oleh pihak Juliet Pub dan Music Room akan diproses dengan transparan.

Sementara itu, Jafier, pemilik Juliet Pub dan Music Room, mengaku baru mendengar kejadian itu pagi kemarin. Setelah itu ia mencari informasi menyoal kejadian dan menanyakan kepada karyawannya.

Ia menambahkan, dirinya juga telah mendapat laporan terhadap laporan wartawan yang mengalami dugaan kekerasan itu yang membuat laporan di Polresta Padang.

“Itu bukan karyawan saya, setelah semunya diperiksa tidak ada karyawan saya yang pakai pisau. Itu tamu yang mabuk,” kata Jafier.(guspa)