Diatensi Presiden, Tim Saber Pungli Beraksi di Pasaman Barat

Ilustrasi (net)

PADANG – Diduga melakukan pungutan dalam pengambilan sertifikat tanah, seorang warga Skr (48) ditangkap tim Saber Pungli Sumbar. Pria itu diciduk petugas di Jorong Sidomulyo, Nagari Desa Baru, Ranah Bantahan, Pasaman Barat, Kamis (13/9).

Pelaku digerebek dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dipimpin AKBP Noortjahyo di rumahnya. Dalam penangkapan itu, petugas menyita uang Rp29.750.000, sertifikat tanah 374 buah, buku catatan penerimaan dan pengeluaran serta sejumlah bukti lainnya.

Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Fakhrizal melalui Kabid Humas, Kombes Syamsi, Jumat (14/9) mengatakan, tersangka ditangkap setelah mendapat informasi dari masyarakat, ada dugaan pungutan dalam penerimaan sertifikat tanah Program Percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) II  2016/2017.

Info tersebut ditindaklanjuti oleh Ketua Tim Saber Pungli Sumbar, Kombes Dody Marsidi dan memerintahkan AKBP Noortjahyo melakukan penyelidikan ke lokasi.

Untuk pengambilan satu sertifikat setiap warga diminta uang Rp800.000. Kini, pelaku serta beberapa saksi diperiksa di Mapolres Pasaman Barat.

Syamsi menceritakan, kasus tersebut termasuk atensi dari Presiden Jokowi saat kunjungan kerja ke Dharmasraya beberapa bulan lalu.

“Ini atensi Presiden ke Kapolda,”ujar Syamsi. (guspa)

Loading...