Tak Berkategori  

Diduga Bohong Soal Perampokan, 2 Perenang AS Ditahan Polisi Brasil

Perenang Amerika Serikat, Ryan Lochte (reuters)
Perenang Amerika Serikat, Ryan Lochte (reuters)
Perenang Amerika Serikat, Ryan Lochte (reuters)

RIO DE JANEIRO – Penyelidikan polisi Brasil terhadap kasus perampokan yang dialami perenang Amerika Serikat (AS) Ryan Lochte dan tiga rekan satu timnya pada Minggu (14/8), berbuntut pada penemuan mengejutkan.

Sebelumnya, Lochte bersama dengan rekan satu timnya, Jack Conger, Gunnar Bentz, dan James Feigan mengatakan mereka dirampok saat mereka pulang ke perkampungan atlet dengan menggunakan taksi.

Diwartakan ABC News, Kamis (18/8), alih-alih memberikan bukti perampokan yang dialami Lochte, hasil pengamatan rekaman kamera pengawas justru memperlihatkan salah satu dari empat atlet Negeri Paman Sam itu merusak pintu kamar mandi di pompa bensin, dan berkelahi dengan petugas keamanan pada malam kejadian.

Keterangan dari kepolisian Brasil menyebutkan keributan yang terekam dalam video tersebut melibatkan keempat perenang itu dan seorang penjaga keamanan.

Kasus ini tampak aneh karena para perenang itu tidak melaporkan perampokan yang mereka alami kepada polisi, dengan alasan mereka mabuk dan tidak dapat mengingat warna atau jenis taksi yang mereka tumpangi bahkan waktu saat perampokan itu terjadi.

Penyelidikan polisi baru dimulai setelah ibu Lochte bersuara kepada media mengenai kejadian ini. Polisi telah menahan dua perenang AS, Conger dan Bentz untuk dimintai keterangan lebih lanjut mengenai kejadian malam itu, dan apakah kesaksian mereka berbeda dengan rekaman kamera pengawas. Sedangkan Lochte dan Feigen telah meninggalkan Brasil dua hari yang lalu.

Jika terbukti berbohong mengenai perampokan tersebut, pihak berwenang di Negeri Samba telah berencana untuk menuntut keempat atlet tersebut karena memberikan keterangan palsu.(aci)

okezone1