Tak Berkategori  

Diduga Hirup Gas Beracun, Penggali Sumur di Koto Kaciak Tewas

Ilustrasi (net)
Ilustrasi (net)

SARILAMAK – Berpuluh tahun bekerja sebagai buruh penggali sumur tradisional untuk masyarakat Guguak, Limapuluh Kota, Rabu (23/8) siang, takdir berkata lain bagi Alpris (54).

Pria yang dikenal supel dan mudah bergaul tersebut, dilaporkan tewas di dalam sumur berkedalaman 18 cincin (18 meter) di Koto Kociak, VII Koto Talago, Guguak, Limapuluh Kota, saat menambah galian sumur milik Febri Yandra, warga sekitar.

Sebelumnya, sumur Febri Yandra ini sejak beberapa pekan terakhir kekurangan air. Lantaran sumur itu beberapa tahun lalu juga digali oleh Alpris, maka saban hari dia menawarkan diri kepada Febri Yandra dan keluarga, untuk menggali ulang. Jadilah, sejak beberapa hari terakhir, korban bekerja di sana.

Alpris ini, merupakan warga Jorong Tanjuang Jati, VII Koto Talago, Guguak. Kampung korban dengan lokasi kejadian peristiwa, tidaklah jauh-jauh benar. “Jadi, tadi siang, waktu material tanah baru naik 3 kali ke atas, korban dipanggil temannya namun tak bersuara,” kata Kapolsek Guguak, Ajun Komisaris Akno Pilindo, tadi malam.

Kapolsek menduga, korban terhirup gas beracun di dalam lubang berkedalaman hampir 20-an meter tersebut. (bayu)