oleh

Diimbali Uang Rp100 Ribu, Dua Remaja Putus Sekolah Jadi Kurir Sabu

PARIAMAN – Dua anak putus sekolah, MF (17) dan AA (18) jadi kurir sabu-sabu oleh seseorang yang kini mendekam di Lapas Karan Aur. Kedua anak tersebut berasal dari Tandikat, Kecamatan Patamuan, Kabupaten Padang Pariaman, ditangkap Tim 3 CN Satnarkoba Polres Kota Pariaman, Selasa lalu di dekat SPBU nelayan, Karan Aur, Pariaman.

Hal itu dikatakan Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan didampingi sejumlah personel Satnarkoba dalam pers relisnya kepada awak media, Jumat (13/9) di Mapolres setempat.

Disebutkan Kapolres, ditangkapnya kedua anak itu berkat adanya informasi masyarakat.

Dari pengintaian yang dilakukan, terlihat dua anak mengendarai sepeda motor di sekitar lokasi. Tidak berapa lama, motornya berhenti dan salah seorang mengambil satu bungkus kotak rokok. Setelah mereka mengambil kotak rokok tersebut langsung tancap gas motornya. Tim 3 CN yang telah mengintai gerak-geriknya langsung mengejar dan menangkapnya.

Dari hasil penangkapan itu didapati barang bukti yang diduga sabu yang dibungkus dengan rokok, satu paket kecil. Bersamaan dengan itu juga diamankan 2 unit Hp dan sepeda motor yang dikendarainya.

Menurut Kapolres, dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, mereka sudah tiga kali melakukan hal itu dengan imbalan uang Rp100 ribu. “Dua kali berhasil,” ucapnya.

Masih keterangan dari pelaku, barang haram tersebut akan dikirim ke Lapas Karan Aur dengan cara dilemparkan dari balik tembok. Dengan kejadian ini, pelaku dijerat tentang UU Narkotika, dengan ancaman hukum minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun. (agus) 

 

Loading...

Berita Terkait