padangSumbar

Dikunjungi Konjen Tiongkok, Sumbar Ditawari Kerjasama dengan Provinsi Yunan

×

Dikunjungi Konjen Tiongkok, Sumbar Ditawari Kerjasama dengan Provinsi Yunan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menerima kunjungan Konsul Jenderal Tiongkok yang ada di Medan, Zhang Min, di Istana Gubernuran Sumbar Rabu, (14/9). (ist)

Padang, Singgalang – Seiring peningkatan kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Konsulat Jenderal Tiongkok di Medan gencar melakukan berbagai upaya persahabatan dan kerjasama dengan provinsi yang ada di Pulau Sumatera, termasuk Sumatera Barat.

Gubernur Mahyeldi menerima kunjungan Konsul Jenderal Tiongkok yang ada di Medan, Zhang Min, di Istana Gubernuran Sumbar Rabu, (14/9). Dalam pertemuan tersebut, Zhang Min menawarkan persahabatan dan kerjasama (sister province) antara Provinsi Yunan di Tiongkok dengan Provinsi Sumbar.

Zhang Min mengatakan, Provinsi Yunan yang terletak di barat daya Tiongkok dan berbatasan dengan Myanmar, Vietnam dan Laos ini memiliki kondisi alam dan budaya yang unik dan memiliki kemiripan alam dan budaya masyarakat Minangkabau. Hal ini menurut Zhang menjadi salah satu alasan keinginan untuk membina sister province, selain Sumbar disebut memiliki tanah yang subur, juga kaya akan sumber daya, pesona alam yang indah serta kekayaan budaya.

Baca Juga:  Satpol PP Padang Temukan Sambungan Listrik Ilegal

“Dari provinsi yang ada di Tiongkok, Provinsi Yunan memiliki kemiripan budaya dengan Minangkabau. Karena itu kami ingin menjalin persahabatan dan juga kerjasama berbagai bidang dengan Sumbar, baik di bidang perdagangan, pendidikan, pariwisata dan teknologi. Kami berharap gubernur menerima persahabatan dan kerjasama ini, dan nanti bisa saling mengunjungi,” kata Zhang Min.

Zhang Min juga menambahkan, seiring meredanya pandemi Covid-19, saat ini Tiongkok telah kembali membuka diri ditandai dengan Presiden Tiongkok melaksanakan perjalanan keluar negeri untuk pertamakalinya. Hal ini menjadi sinyal bagi jutaan warga tiongkok kelas menengah atas untuk kembali berwisata ke luar negeri, termasuk ke Indonesia.