Tak Berkategori  

Dirjen Haji Lepas Kloter Perdana Pulang ke Tanah Air

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali lepas jemaah kloter 01 Embarkasi Medan (MES 01) kembali ke Tanah Air, Rabu (6/9). (danyl/kemenag)
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali lepas jemaah kloter 01 Embarkasi Medan (MES 01) kembali ke Tanah Air, Rabu (6/9). (danyl/kemenag)
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali lepas jemaah kloter 01 Embarkasi Medan (MES 01) kembali ke Tanah Air, Rabu (6/9). (danyl/kemenag)

MAKKAH- Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar Ali melepas kloter satu Embarkasi Medan (MES 01) dari Makkah menuju Jeddah. MES 01 menjadi kloter pertama yang akan terbang ke Tanah Air.

Seremonial pelepasan digelar di Hotel Rawabi Mina sektor enam (608) wilayah Syisyah, Makkah, jam 01.00 waktu Arab Saudi (WAS). Sebanyak 393 jemaah dilepas dengan pembacaan Basmalah. Mereka dijadwalkan akan terbang dari King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) Jeddah pada pukul 11.00 WAS dan diperkirakan tiba di Medan pukul 23.35 WIB.

Nizar Ali dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas sukses penyelenggaraan haji 1438H, sejak dari tahap pemberangkatan, prosesi puncak haji, hingga melepas kloter pertama. Nizar mendoakan jemaah haji Indonesia mendapatkan haji mabrur dan balasan surga. Hal itu, menurutnya ditandai dengan adanya perubahan kehidupan untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya, baik dari sisi individual maupun social.

“Atas nama Kemenag serta jajaran lintas kementerian, saya menyampaikan terima kasih kepada jemaah yang telah tertib dan rapi, mematuhi ketentuan dan arahan petugas haji, baik kloter maupun non kloter. Ini juga yang menjadikan penyelenggaraan terlaksana dengan baik,” ujarnya di Syisyah-Makkah, Rabu (6/9).

Namun demikian, Nizar mengaku kalau masih ada sejumlah kekurangan. Catatan yang masuk antara lain terkait tenda Mina yang padat karena kembalinya kuota normal sementara jumlah tenda terbatas.

“Juga terkait konsumsi, akomodasi, dan transportasi, jika ada kekurangan, kami menyampaikan permohonan maaf,” tuturnya. Demikian kemenag. (*)