Tak Berkategori  

Ditemukan 2 Kasus Covid-19 Baru di Payakumbuh

Ilustrasi.(ist)

PAYAKUMBUH – Kota Payakumbuh sempat dinyatakan zona hijau dan tidak adanya kasus aktif positif Covid-19 dalam dua minggu terakhir. Namun pada Sabtu (23/10), Satgas Covid-19 kembali mengumumkan, ditemukan penambahan kasus baru sebanyak dua orang.

Penambahan kasus baru ini, menjadi alarm bagi tim gugus tugas dalam penanganan Covid-19 di kota itu.

“Kita terus melakukan tracing dan tracking, makanya hari ini kembali ditemukan penambahan kasus. Dimana telah terjadi penambahan dua kasus baru. Makanya kami terus mewanti-wanti masyarakat, agar jangan sampai lengah. Apalagi lalai dalam penerapan protokol kesehatannya. Karena kalau masyarakat sampai lengah, dimungkinkan kasus konfirmasi Covid-19 akan kembali melonjak,” ujar Kadis Kesehatan Bakhrizal, yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh kepada wartawan, Minggu (24/10).

Menurutnya, saat ini ada dua kecamatan di Payakumbuh yang kembali ke zona kuning. Masing-masing 2 kelurahan di Kecamatan Payakumbuh Barat dan Kecamatan Payakumbuh Timur. “Sekarang ada empat kelurahan yang masuk lagi ke zona kuning yaitu Kelurahan Tanjung Pauh, Kelurahan Tanjung Gadang Sungai Pinago, Kelurahan Payobasung dan Kelurahan Koto Panjang,” tambahnya.

Selain itu, Kadinkes juga mengimbau kepada masyarakat Payakumbuh, agar secepatnya melakukan vaksinansi. Karena saat ini lagi digiatkan gebyar vaksin sapu jagad. “Kita laksanakan vaksinasi setiap harinya, masyarakat bisa datang ke fasilitas layanan kesehatan yang ada di Kota Payakumbuh. Atau ada juga beberapa OPD yang juga melaksanakan gebyar vaksin sapu kagad ini. Untuk jadwalnya bisa dilihat di kantor kelurahan tempat warga berdomisili. Mudah-mudahan akhir Oktober ini 60 persen masyarakat Payakumbuh sudah divaksin,” ucapnya.

Dengan adanya penambahan kasus baru, petugas juga telah melakukan tracing terhadap riwayat kontak. Untuk laporan data Covid-19 Kota Payakumbuh sampai hari ini adalah suspek sebanyak 0 orang, kasus baru sebanyak 2 orang, total kasus konfirmasi sebanyak 2.701 orang, sembuh sebanyak 2.639 orang, isolasi sebanyak 4 orang, rawat sebanyak 0 orang, meninggal dunia sebvanyak 53 orang, kontak erat sebanyak 0 orang. (Bule)