oleh

Driver Ojol Meminta Maaf ke Pihak RSUP M Djamil

PADANG – Pasca-insiden membawa jenazah keluar dari kamar mayat Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang, pihak ojek online (ojol) meminta maaf. Permintaan maaf itu langsung disampaikan kepada Direktur Utama M. Djamil, Yusirwan Yusuf dan sejumlah unsur pimpinan RS lainnya, Rabu (20/11).

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar dua jam itu, perwakilan ojek online berjanji akan memviralkan kesalahpahaman yang telah terjadi. “Atas nama pengemudi ojol, kami meminta maaf atas apa yang terjadi pada Selasa kemarin,” kata Aldi dari perwakilan ojol yang datang ke RSUP M Djamil Padang.

Diakui adanya kesalahan dari sejumlah pengemudi ojol yang nekat membawa paksa jenazah bayi dari rekan mereka keluar dari RSUP. Tindakan itu kata Aldi, hanya spontanitas sebagai aksi solidaritas dari sesama rekan pengemudi ojol. “Ini hanya aksi spontan, tanpa ada yang menyuruh. Mungkin karena terbawa emosi sehingga insiden itu terjadi,” katanya.

Dia berharap permohonan maaf tersebut dapat diterima sehingga tidak ada lagi persoalan di kemudian hari.

Sementara itu, Dirut RSUP M Djamil Padang Yusirwan Yusuf mengatakan pihaknya dapat menerima permohonan maaf dari pihak ojol dengan dilampirkan keterangan tertulis. “Sebenarnya kasus ini sudah dilaporkan ke polisi, namun karena adanya permintaan yang tulus dari pihak ojol maka kami bersedia untuk menarik lagi laporannya. Tapi tetap butuh dokumentasi tertulis,” kata Yusirwan.

Yusirwan mengatakan dengan viralnya berita tersebut bukan hanya merugikan pihak RSUP M Djamil saja namun juga pengemudi ojol. “Saya ditelpon oleh orang Kemenkes. Ini merugikan RSUP M Djamil Padang. Tapi harus diketahui juga ojol juga kena karena opini yang berkembang Ojol anarkis,” kata Yusirwan. (yuke)

Loading...

Berita Terkait