Tak Berkategori  

Dua dari 22 Pasien Positif Covid-19 di Tanah Datar Meninggal

Kasubag Humas Setdakab Tanah Datar, Muharwan. (mus)

Tanah Datar, Singgalang – Laporan perkembangan dan update kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, terbilang masih mencemaskan. Selain banyaknya tambahan pasien baru, jumlah yang meninggal pun meningkat pula.

Kasubag Humas Setdakab Tanah Datar Muharwan, Selasa (18/5) menjelaskan, dua orang dari 22 tambahan pasien baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada hari itu meninggal dunia. Dengan demikian, jumlah kasus meninggal sudah berada pada angka 58 orang.

‘’Dua pasien yang meninggal dunia itu adalah seorang laki-laki berusia 39 tahun yang merupakan warga Jorong Kubu Nan Limo Batipuah Baruah, dan ibu rumah tangga berusia 84 tahun warga Nagari Andaleh. Keduanya berasal dari kecamatan yang sama, yakni Kecamatan Batipuah,’’ terang Muharwan.

Selain tambahan kasus konfirmasi positif sebanyak 22 orang, imbuhnya, pada hari yang sama juga dilaporkan sebanyak sepuluh orang pasien dinyatakan sembuh atau kembali negatif.

Sebaran pasien konfirmasi positif Covid-19 yang baru itu terdiri dari Nagari Pangian, Limo Kaum, Pagaruyuang, Batipuah Baruah, Andaleh, Koto Laweh, Batu Bulek, Sawah Tangah, dan Nagari Pitalah. Kasus terbanyak berasal dari Nagari Pangian, persisnya Jorong Tago Palange sebanyak enam orang, disusul dengan Limo Kaum sebanyak lima orang, dalam hal ini adalah warga Jorong Balai Labuah Bawah.

Muharwan menjelaskan, saat ini di Tanah Datar masih tercatat kasus suspek sebanyak 22 orang dan probable tiga orang.

‘’Total kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.832 orang. Sebanyak 1.391 orang di antaranya sudah sembuh, 58 orang meninggal dunia, selebihnya menjalani perawatan dan isolasi di berbagai tempat,’’ jelasnya.

Untuk yang menjalani perawatan rumah sakit, di RS Unand Padang ada empat orang, RSOMH Bukittinggi lima orang, RSU Bunda Padang satu orang, RSUP M. Djamil Padang dua orang, RSAM Bukittinggi satu orang, RS Ibnu Sina Padang Panjang dua orang, dan RSUD Padang Panjang enam orang.

Berikutnya, RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar sebanyak lima orang, RS Ibnu Sina Bukittinggi empat orang, RS Ibnu Sina Payakumbuh tiga orang, RSUD Padang Pariaman tiga orang, RSUD Bukittinggi tiga orang, RS Yos Sudarso Padang satu orang, dan RS Ibnu Sina Padang sebanyak satu orang.

Warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, sebutnya, sebanyak 341 orang menjalani isolasi mandiri.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Tanah Datar Yusrizal menjelaskan, untuk memutus rantai penularan Virus Corona yang menjadi penyebab penyakit pandemi Covid-19 itu, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, mulai dari mengedukasi masyarakat, sampai kepada menyiapkan regulasi dan penegakan hukum bagi pelanggar.

Untuk edukasi dan sosialisasi, ujarnya, upaya yang dilakukan di antaranya membudayakan penggunaan masker di tengah-tengah masyarakat, membiasakan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan meminta segenap warga agar menghindari kerumunan.

‘’Sejumlah regulasi juga sudah ditetapkan, mulai dari aturan-aturan yang ditetapkan pemerintah pusat, sampai kepada peraturan daerah provinsi dan perda beserta edaran yang disiapkan pemerintah kabupaten. Operasi yustisi dan pemberian sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan juga tetap dilakukan,’’ ujarnya.

Bersamaan dengan itu, imbuh Yusrizal, Pemkab Tanah Datar juga melakukan vaksinasi dan meningkatkan proses tracing dan tracking, guna mendeteksi dengan cepat bila ada warga terpapar. (musriadi)