oleh

Dukung Gamaran Jadi Destinasi Wisata Outdoor Dunia

Pesona hutan Gamaran di Lubuk Alung, Padang Pariaman yang kini bertarung di ajang EOCA untuk menjadi destinasi wisata outdoor kelas dunia. (*)
Pesona hutan Gamaran di Lubuk Alung, Padang Pariaman yang kini bertarung di ajang EOCA untuk menjadi destinasi wisata outdoor kelas dunia. (*)
PADANG – Hutan Gamaran yang terletak di Lubuk Alung, Padang Pariaman dengan keindahan air terjun Nyarai selangkah lagi menjadi destinasi wisata outdoor kelas dunia.
Hutan perawan seluas 1.000 Km persegi ini sedang bertarung di ajang European Outdoor Conservation Association (EOCA). Ayo, dukung Gamaran menjadi objek wisata adventure yang mendunia.
Gamaran diajukan dalam ajang EOCA oleh organisasi Cerdas Lingkungan Indonesia (CLI). CLI dibentuk oleh anak-anak muda Lubuk Alung yang mengelola wisata outdoor di Gamaran. Misi anak-anak muda ini untuk menjadikan Gamaran objek wisata alam kelas dunia mendapat dukungan dari pemerhati lingkungan dari Irlandia.
Yanda, pengurus CLI, Senin (12/9) menyebutkan, hutan Gamaran diajukan dalam ajang EOCA pada Juli kemarin. Sejak 5 Oktober lalu, dilakukan voting untuk menentukan pemenang. Voting berlangsung hingg 19 Oktober mendatang. “Sampai saat ini, kita masih di posisi dua. Kita bertarung ketat dengan Paraguay yang menawarkan wisata hutan bersama anaconda,” ujar Yanda.
EOCA adalah organisasi pemerhati wisata outdoor yang bermarkas di Eropa. Dua kali dalam setahun, EOCA melakukan sayembara lewat voting di seluruh dunia untuk menentukan pemenang yang menjadi rujukan bagi wisatawan outdoor dan adventure di seluruh dunia dalam menentukan destinanya. Tahun lalu, di ajang yang sama, Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh menjadi pemenang. Sejak itu, Leuser ramai dikunjungi wisatawan outdoor dari berbagai dunia.
Yanda mengungkapkan, hutan Gamaran sangat potensial sebagai objek wisata outdoor.  Kawasan hutan ini masih perawan. Keelokan alamnya pun luar biasa. Selain ada air terjun Nyarai, ada goa Ngalau yang memiliki air terjun setinggi 10 meter di dalamnya. Ada rumah pantau pohon, bagi pecinta binatang liar. Soal binatang liar, Gamaran punya kehebatan sendiri. Hutan ini memiliki berbagai flora dan fauna endemik, seperti burung kuau, harimau sumatera, tapir hingga bunga raflesia.
Dengan masuknya hutan Gamaran dalam ajang EOCA, Yanda berharap hutan Gamaran menjadi objek wisata outdoor yang mendunia.
“Sekarang, Gamaran sudah terkenal di kalangan pecinta wisata outdoor di seluruh dunia. Tiap pekan, ada turis asing berkunjung.  Dengan kemenangan di ajang EOCA ini, Gamaran bisa makin mendunia. Jadi, mari beri dukungan bersama-sama,” tambah Yanda.
Jennifer, volunter dari Irlandia mengaku sangat terpesona dengan hutan Gamaran. Sudah berpekan-pekan ini ia berwara-wiri mendukung hutan Gamaran di ajang EOCA.
“Wisata outdoor kini sedang menjadi trend di Eropa. Wisatawan mencari objek wisata yang berbeda. Hutan Gamaran sangat bagus. Lokasinya dekat dengan Bandara Internasional Minangkabau. Bisa jadi wisata alternatif selain surfing di Mentawai,” ujar Jennifer.
Selain sebagai objek wisata outdoor, hutan Gamaran menurut Jennifer juga menjadi kawasan konservasi. Dengan keikutsertaan di ajang EOCA, maka masyarakat di sekitar hutan ini bisa dilibatkan untuk mengelola wisata outdoor sekaligus melakukan konservasi.
Hutan Gamaran membutuhkan dukungan Anda untuk menjadi destinasi wisata outdoor kelas dunia. Silahkan beri dukungan Anda dengan berpartisipasi lewat voting di situs EOCA di alamat www.http://www.outdoorconservation.eu/.
Caranya gampang. Tinggal klik situs EOCA dimaksud. Setelah masuk di halaman depan, klik projects. Kemudian klik project voting yang terletak di kanan bawah. Ada beberapa kategori voting di halaman ini. Anda silakan mengklik kategori outdoor.
Setelah Anda mengklik kategori outdoor, maka akan muncul lima destinasi untuk di-voting. Hutan Gamaran berada di urutan kedua dengan judul From logging and poaching to adventure and tourism, West Sumatra. Anda memulai votting dengan mencentrang From logging and poaching to adventure and tourism, West Sumatra untuk memilih hutan Gamaran.
Setelah mencentang, Anda diminta menkonfirmasi alamat email, kemudian mencentrang di term & condition. Terakhir, klik cast your vote. Pastikan, Anda sudah memilih hutan Gamaran. Masih ada beberapa hari lagi. Voting akan ditutup hingga 19 Oktober mendatang. (arizal)
Loading...

Berita Terkait