oleh

Enam Korban Keracunan di Dharmasraya Dirujuk ke RSUD

PULAU PUNJUNG – Untuk mendapatkan perawatan intensif, enam orang korban keracunan makanan jenis lontong bsayur di Kenagarian Siguntur, Kecamatan Sitiung, harus dirujuk ke RSUD Sungai Dareh, Dharmasraya. Semula enam korban ini menjalani pengobatan di Puskesmas Gunung Medan, Kecamatan Sitiung. Jadi korban yang di rujuk ke RSUD setempat menjadi 16 orang.

“Karena diperlukan perawatan lebih intensif, maka enam orang tersebut dirujuk ke RSUD Sungai Dareh. Sebelumnya 10 orang, baru saja kita merujuk enam korban lagi ke RSUD setempat,” ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Dharmasraya,” Yosta Defina kepada Singgalang, Minggu ( 10/8).

Dari jumlah tersebut, dua orang di antaranya meninggal dunia. Sedangkan puluhan orang lainnya kini masih dirawat di Puskesmas Gunung Medan untuk diobservasi.

Sementara Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan minta agar jajaran kesehatan mengerahkan segala sumberdaya untuk mengantisipasi makin parahnya keracunan massal itu.

“Pokoknya lakukan apa saja agar bisa mengantisipasi tidak menjadi lebih parah,” tegas Bupati Sutan Riska usai menghadiri rapat paripurna DPRD dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi atas perubahan APBD 2019.

Saat ini, puluhan korban lainnya masih ditangani di beberapa di Puskesmas, dan Pustu ( Pusat Kesehatan Pembantu) di wilayah Kecamatan Sitiung.

” Pihak nagari bersama tim medis Dinas Kesehatan Dharmasraya masih melakukan yang terbaik untuk keselamatan para korban,” ungkap Walinagari Siguntur, Aswat.

Lanjut Aswat, dua orang atas nama, Rahmina ( 52) dan Jati Aswarti (53) meninggal dunia di RSUD Sungai Dareh. Ia berdoa dan berharap agar tidak ada lagi yang meninggal.

“Semoga tidak ada lagi yang meninggal dunia,” ucap Aswat dengan mimik wajah prihatin. ( roni)

 

Berita Terkait