Tak Berkategori  

Festival Lagu Minang di Taman BudayaDigelar

Ilustrasi

PADANG Saat ini marak penyanyi-penyanyi Minang baru di media sosial dan you tube, yang diragukan kemampuan dan kelayakan mereka membawakan lagu daerah ini . Sebab, lagu minang tersebut memiliki cirikhas dengan cengkok dan gariniak tertentu. Termasuk busana penyanyi yang sopan sesuai dengan kaidah sopan santun.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kebudayaan Syaifullah kepada wartawan, Rabu (22/6). Disebutkan, secara kualitas mereka sebenarnya boleh dikatakan belum layak untuk masuk dunia rekaman. Inilah yang menjadi persoalan dan dicarikan solusinya dengan mengelar iven Festival Lagu Minang pada 23 – 26 Juni di Taman Budaya Sumbar.

Hingga pendaftaran ditutup, sudah sebanyak 90 orang mendaftar dan 2 orang mengundurkan diri karena mendapatkan pekerjaan baru di Batam. Jadi total 88 orang yang akan bersaing untuk menjadi terbaik pada kategori umum dengan usia 17 – 27 Tahun pria dan wanita. Total hadiah yang diperebutkan sebanyak Rp30 Juta untuk juara I, II, III dan harapan I, II.

Pada hari ini, Kamis (23//6) dimulai dengan audisi dengan menyanyikan salah satu lagu yang disiapkan panitia. Lagu pilihan audisi untuk pria dengan judulnya seperti Kama Hati Ka Balabuah, Balam Pamutuih Tali, Manyuruang Di Lalang Sahalai, Di Kampuang Raso Marantau, Kasiak 7 Muaro, Hanguih Dalam Unggun. Selanjutnya Lagu Pilihan Untuk Putri Dengan Judul Salah Manimbang, Maulang Sayang, Bayang-Bayang Rindu, Gamang Diseso Mimpi, Kadang Antalah Tapi Baalah, Cinto Basengketo.

Lalu, final dilaksanakan pada 26 Juni dengan membawakan satu lagu wajib dan satu lagu pilihan saat audisi. Lagu wajib di final itu dengan judul paik dipangka manih di ujung dan biso tak mangasan. (syawal)