Tak Berkategori  

Film Zharfa Angkat Budaya Indonesia-Malaysia

Kaka dan Betari Ayu. (*)

 

Kaka dan Betari Ayu. (*)

JAKARTA – Dua lajang cantik, Kaka (Malaysia)dan Betari Ayu (Indonesia) beradu akting lewat film Zharfa. Karakter kedua lajang ini, bertolak belakang. Kaka (Zharfa) seorang gadis yang emosional sementara Betari Ayu (Aminah) lembut.

Ditemui di jumpa pers film yang akan tayang Januari 2019 ini, Yudi Pratito, Produser film ini, menjelaskan alasan pemilihan pemain dari dua negara, Indonesia dan Malaysia.

“Karena kedua negara ini memiliki kesamaan. Plus cengkok melayu yang dilapalkan penduduk negeri ini. Film ini, menjadi lebih hidup dan memberi edukasi positif pada penontonnya,” terang Yudi, Senin (12/11) Hardrock Cafe, Jakarta.

Kaka pemeran Zharfa yang berlatar dari keluarga tidak harmonis, akhirnya terdampar di pesantren. Kekerasan hati dan emosionalnya yang tidak terkontrol, sering menimbulkan keributan. Di tengah rasa cintanya pada sang Ustadznya, perkelahian fisik pun tak terelakan.

Sementara, Betari Ayu, lajang yang tinggal dalam pesantren yang sama, digambarkan sebagai wanita yang alim. Namun, di antara mereka terdapat perasaan yang sama pada Sang Ustadz.

“Saya dan pemeran Zharfa, berbeda. Saya pendiam. Tapi, kami sama-sama mencintai ustadz. Selanjutnya, nonton aja ya,” tutup Betari.

Film Zharfa yang dibintangi lajang asal Malaysia, Kaka dan Betari Ayu, Shelo Mita, Piet Pagau, Donny Alamsyah, bercerita genre Islam. Dibintangi dari dua negera, Indonesia dan Malaysia. (dudung)