oleh

Gagal Menang, SPFC Naik Satu Tingkat di Klasemen Sementara

PADANG – Target tiga angka di kandang kembali gagal diwujudkan Semen Padang FC. Tuan rumah ditahan imbang Persija dalam lanjutan Liga 1 di pekan ke-27, Kamis (7/11) sore di Stadion H. Agus Salim, Padang. Tambahan satu poin posisi Kabau Sirah naik satu strip pada klasemen sementara.

Tambahan satu angka bagi kedua kubu mengangkat posisinya di klasemen sementara. Semen Padang FC membukukan 24 poin menempati posisi ke-17 dan Persija meraih 28 angka di tangga 13 klasemen.

Laga yang dpimpin wasit Oki Dwi Purba itu kubu tuan rumah yang butuh kemenangan di awal-awal laga bermain tidak terlalu kencang. Bahkan tim tamu mampu mengontrol permainan.

Umur pertandingan memasuki ke-17 kubu tuan rumah terbungkam oleh gol bomber Marco Simic. Gol penyerang impor Macan Kemayoran itu berawal umpan Rohit Chand yang merebut bola dari kaki pemain Semen Padang FC. Rohit Chand mengumpan ke Simic dengan lari kencang ke dalam kotak penalti walau di kawal dua pemain belakang, M. Rifqi dan Syaeful Anwar. Sontekan kaki kiri Simic meluncur ke sisi kiri jala gawang Teja Paku Alam.

Tuan rumah baru bisa membalas pada menit 41. Sebuah skema serangan balik Semen Padang FC berbuah gol peyeimbang dari Vanderley Fransisco. Berawal umpan Yu Hyun-koo dari lini tengah ke sayap kiri ditempati Roni Rosadi. Gocekan dari Roni lewati pemain belakang. Roni melihat posisi sang kakak, Dedi Hartono berdiri bebas. Dedi yang melihat Vanderley berdiri bebas di depan gawang. Dengan finishing tenang Vanderley menceploskan bola ke sisi kiri gawang Andritany, 1-1.

Pada masa injury time tepatnya menit 45 + 1 aksi clasic counter attack tuan rumah membalikkan papan skor 2-1. Diawali oleh umpan cepat Vanderley kepada Flavio Beck Junior. Kemudian Flavio menyodorkan bola kepada Mariando Uropmobin yang berlari kencang dari sisi kiri luar daerah Persija.

Sodoran bola Marindo ke tiang jauh disambut sontekan Dedi Hartono dan membentur kaki Rohit Chand. Bola pantulan Rohit Chand di sodorkan Vanderley kepada Mariando. Dengan finsihing terukur Mariando merobek jala gawang Andritany kedua kalinya. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua saat duel baru memasuki menit 59 tim tamu kembali membuat papan skor 2-2. Sepak pojok Sandi Sute mengenai kepala pemain belakang dan disambut sundulan Ryuji Utomo yang tak terkawal. Hingga laga bubaran papan skor podo 2-2 tidak berubah.

Eduardo Almeida kepada jurnalis dalam konfrensi pers menyatakan permainan anak-anaknya tidak terlalu jelek hanya saja konsentrasi pemainnya sedikit bermasalah.

Dari kubu Persija langsung dinyatakan coach Edson Tavares mengatakan pemainnya mampu mengontrol permainan terutama di awal-awal babak pertama dan kedua. “Kami mampu mengontrol permainan di awal-awal babak walau banyak pemain kami yang tidak bisa diturunkan,” katanya. (dede)

Loading...

Berita Terkait