Tak Berkategori  

Gedung DPR RI Tak ‘Lockdown’ Meski 18 Anggota dan 22 Staf Positif Covid-19

Sekjend DPR RI Indra Iskandar. (foto: antara)

JAKARTA – Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar membantah akan melakukan karantina atau “lockdown” gedung parlemen setelah 18 anggota DPR dan 22 staf ahli, tenaga ahli, petugas kebersihan, dan pegawai dinyatakan positif Covid-19.

Menurutnya, gedung DPR RI tidak bisa ditutup karena berkaitan dengan tanggung jawab lembaga dalam menjalankan fungsi anggaran, legislasi, dan pengawasan. Ada mekanisme yang harus dijalankan Badan Anggaran (Banggar) DPR sehingga tidak bisa dilakukan penutupan Gedung DPR. Apalagi, kalau mau mengikuti siklus anggaran seperti biasa, pengesahannya dilakukan pada Oktober, namun dipercepat karena kondisi pandemi.

“Jadi tidak bisa kantor dikosongkan karena ada pertimbangan tertentu, itu pertimbangannya,” kata Indra saat memberikan pernyataan pers yang dipantau secara virtual, di Jakarta, Rabu (7/10/2020).

Indra mengatakan, Kesekjenan DPR akan melakukan langkah menyemprotkan disinfektan di semua ruangan fraksi-fraksi dan alat kelengkapan dewan.

DPR juga akan memperketat akses tamu yang datang ke gedung parlemen agar tidak banyak yang lalu lalang sehingga yang tidak memiliki keperluan tidak diperbolehkan masuk.

“Hanya pejabat Eselon I, II, III, dan IV yang wajib datang ke kantor, sedangkan pegawai lainnya bekerja dari rumah,” katanya. (ant/rin)