Tak Berkategori  

Gedung Nasional Muara Labuh Dipakai Pertamakali

Sekdakab. Solsel. H. Yulian Efi, Wakil Ketua DPRD, Armensyah Johan mencoba ekskalator Gedung Nasional Muara Labuh, Rabu (14/2). (*)
Sekdakab. Solsel. H. Yulian Efi, Wakil Ketua DPRD, Armensyah Johan mencoba ekskalator Gedung Nasional Muara Labuh, Rabu (14/2). (*)

PADANG ARO –Gedung Nasional Muara Labuh yang baru saja selesai dibangun, dengan dilengkapi ekskalator, secara perdana dipakai untuk kegiatan peluncuran Musrenbang Kecamatan Tingkat Solok Selatan, 2018, Rabu (14/2).

Sekretaris Daerah Solok Selatan, H. Yulian Efi, saat membacakan sambutan bupati, mengatakan Gedung nasional sudah saatnya menjadi kebanggaan masyarakat Solsel. Sebab, dibangun untuk berbagai kepentingan Solsel.

Selain itu, Sekda juga mengkritisi masalah tingkat kemiskinan Solsel masih di atas rata-rata tingkat Sumbar. Berdasarkan statistik tingkat kemiskinan Solsel pada angka 7,210 dan berada di atas rata-rata Provinsi dengan angka 6,870.

“Fenomena kemiskinan, pertumbuhan ekonomi dan indeks pembangunan manusia dipengaruhi permasalahan kualitas sumber daya manusia kita yang masih rendah serta permasalahan keterbatasan aksesbilitas dan kualitas infrastruktur,” kata dia.

Ditambahkannya, pertumbuhan ekonomi Pada 2016 sebesar 5,110 berada di bawah rata-rata provinsi sebesar 5,260. Demikian juga Indek Pembangunan Manusia 2016 pada angka 67,47 lebih rendah dari rata-rata IPM provinsi yaitu 70,73.

“Berdasarkan evaluasi yang telah dilakukan, secara umum telah banyak terjadi kemajuan dalam aspek pembangunan sumber daya manusia dan kedepan terus ditingkatkan,” ujarnya.

Solok Selatan bertekad, pada 2019 bisa keluar dari predikat sebagai salah satu dari daerah tertinggal di Indonesia.

Wakil Ketua DPRD Solok Selatan Armensyah Johan mengatakan, pembangunan di daerah bergantung pada APBD yang dituangkan melalui tiga hal yaitu visi misi kepala daerah masukan dari masyarakat serta pokok pikiran DPRD.

Plt. Camat Sungai Pagu, Rolly Anmar sebagai pelaksana Musrenbang tingkat Kecamatan, dan Sekretair Bapeda, Haritrisna, selaku penyelenggara tingkat kabuapaten. (af)