Tak Berkategori  

Gempa M5.8 di Padang, Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi. (net)

PADANG – Wilayah Sumatera  barat seperti Padang,Mentawai dan lainnya diguncang gempa tektonik, Jumat (5/3/2021) sekira pukul 14.32 WIB.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Bambang Setiyo Prayitno mellaui relisnya menyebutkan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,7. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,77 LS dan 99,12 BT , atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 59 km arah Barat Laut Kota Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 36 km.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi:
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( thrust fault ).

Dampak Gempabumi:
Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Painan, Padang, Pariaman III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Kab. Agam, Bukittinggi, Padang Panjang II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), dan Payakumbuh II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini  tidak berpotensi tsunami.

Gempabumi Susulan:
Hingga Jumat, 5 Maret 2021 pukul 15.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ).

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg. (mat)