oleh

Gerindra Inisiasi Interpelasi, Gubernur Irwan Siap Hadapi

PADANG – Fraksi Partai Gerindra DRPD Sumbar berencana menggulirkan wacana hak interpelasi kepada Gubernur Irwan Prayitno. Interpelasi itu untuk menanyakan seringnya Irwan melakukan perjalanan ke luar negeri menggunakan dana APBD.

“Muncul keresahan di tengah masyarakat melihat prilaku dan praktik bahwa hampir tiap bulan, hampir tiap bulan nih, Pak Gubernur ini pergi ke luar negeri. Bahkan dalam satu bulan ada yang dua kali perjalanan dinas ke luar negeri,” kata Ketua DPD Gerindra Sumatera Barat Andre Rosiade, Jumat (13/12).

Andre menyoroti APBD Sumbar yang tergolong kecil itu justru digunakan untuk membiayai perjalanan Gubernur Irwan ke luar negeri. Menurutnya, kunjungan-kunjungan ke luar negeri itu tak jelas hasilnya untuk Sumbar.

“Karena hasilnya tidak jelas. Katanya mencari dan menjaring investor dari luar negeri, tapi sampai sekarang nggak ada investornya yang bisa dibawa ke Sumatera Barat. Manfaatnya tidak pernah dirasakan oleh masyarakat. Dan ini menggunakan uang APBD Sumatera Barat. Wajar timbul keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Fraksi Partai Gerindra di DPRD Sumatera Barat disebut Andre menjadi inisiator hak interpelasi ini. Menurutnya, pimpinan F-Gerindra DPRD Sumbar juga tengah berkomunikasi dengan fraksi lain terkait wacana interpelasi ini.

Sementara Gubernur Irwan Prayitno mengaku siap menghadapi wacana itu. “Biarkan saja, nanti kita hadapi,”sebut Irwan dihubungi.

Apa yang dilakukannya tidak ada melanggar aturan. Selain itu, setiap kepergiannya sudah mengantongi izin dari Kementrian Dalam Negeri. “Tidak ada aturan yang dilarang, kalau tidak ada izin dari Menteri Dalam Negeri saya tidak bisa berangkat,”sebutnya.

Irwan juga tidak habis pikir, kenapa kepergiannya selalu dipermasalahan. Diakuinya, dirinya sudah sering menjelaskan, keberangkatannya ke luar negeri selain memenuhi undangan juga mencari investor.

“Jika tidak dipromosikan Sumbar ini kapan orang akan tahu. Tanpa investor, APBD Sumbar juga terbatas untuk menggerakan perekonomian,”sebutnya. (yose)

Loading...

Berita Terkait