Tak Berkategori  

Gerindra: Kedatangan Jokowi pada Aksi Super Damai 212 Sekadar Pencitraan

Presiden dan Wapres hadiri aksi demo 212 (okezone)
Presiden dan Wapres hadiri aksi demo 212 (okezone)
Presiden dan Wapres hadiri aksi demo 212 (okezone)

JAKARTA – Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Gerindra, Raden Muhammad Syafi’i menilai kedatangan Presiden Jokowi ke acara aksi Super Damai 212 percuma.

Menurutnya, Kedatangan Jokowi itu tidak lebih dari sekadar pencitraan dan tidak akan membawa implikasi apapun pada penegakan hukum.

“Saya sih tidak percaya. Percuma saja Jokowi hadir karena itu Cuma bagian dari pencitraan saja dan tidak akan membawa implikasi apapun pada proses penegakan hukum terhadap Ahok yang menjadi tuntuntan para peserta aksi,” lanjut Raden ketika dihubungi, Sabtu (3/12).

Semua janji dan pernyataan Jokowi dinilainya adalah omong kosong. Dia pun mencontohkan soal saber pungli, harga daging turun, tidak boleh rangkap jabatan, trisakti yang isinya berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomoi dan berkpribadian dalam kebudayaan, nawacita semuanya omong kosong.
“Yang mencuri kopi tetap ditahan. Sementara yang korupsi besar seperti sumber waras dibiarkan,” tegasnya.

Khusus untuk kasus Ahok, pria yang kerap disapa Romo ini malah mengungkapkan ia masih saja bebas, meski belum ada preseden sebelumnya penistaan agama bisa bebas dan justru sebelum ditetapkan jadi tersangka malah sudah ditahan.

“Di Sumut itu ada kasus yang ditetapkan kejaksaan jadi kasus korupsi meski belum ada audit apapun dan belum ada bukti kerugian negara. Semenara untuk kasus Sumber Waras yang jelas telah diaudit oleh BPK, dan ditegaskan ada korupsi, justru dibiarkan bebas,” tegasnya. (ery satria)