oleh

Gubernur Tuding  Ada Kartel Sembako di Sumbar

sembakoPADANG – Pemprov Sumbar menggandeng Badan Intelijen Daerah (Binda) awasi permainan harga komoditas pokok di Sumbar. Gubernur Irwan Prayitno mengaku telah melakukan koordinasi dengan intelijen daerah, untuk memastikan dugaan dimaksud.

Hal itu dilakukan karena diduga masih terjadi persengkongkolan dan permainan harga komoditas tertentu oleh spekulan atau sekelompok pedagang di pasar-pasar induk, seperti di Pasar Raya Padang.

“Inteljen akan membentuk satuan petugas yang nantinya melakukan pemantauan ke lapangan. Jika terbukti ada monopoli atau persenkongkolan penjualan komoditi penting, pedagang bersangkutan bisa langsung dibawa ke ranah hukum. Tidak perlu ke gubernur, langsung saja ke polisi,”terang Irwan.

Menurut Irwan, di Pasar Raya Padang masih terdapat harga komoditi yang rentan dipermainkan, seperti cabai merah dan bawang. Terdapat kelompok pedagang yang bersekongkol menguasai dan mengatur pemasaran sekaligus harga penjualan cabai dan bawang, sehingga pedagang lain tidak bisa ikut bersaing secara sehat.

Akibatnya, harga cabai bergejolak dan memicu inflasi tinggi. Berdasar Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, kegiatan persekongkolan bisa dijerat pidana denda. (yose)

Loading...

Berita Terkait