oleh

Hadiri Dies Natalis UIN IB ke 53, Menag: Saya Bangga dengan Minang!

PADANG – Menteri Agama RI Fakhrul Razi saat menghadiri Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-53 UIN Imam Bonjol di Padang, Jumat (29/11) memberi tiga pesan. Pertama, Menag minta agar UIN Imam Bonjol terus berprestasi dan mampu menjadi pelopor kerja strategis akademis yang bermanfaat bagi umat dengan menjunjung tinggi Pancasila, UUD 1945, dan NKRI.

Menag minta, keluarga besar Kementerian Agama terus mengedepankan lima nilai budaya kerja yang telah ditekankan selama ini. Yaitu, integritas, profesionalitas, inovasi, tanggungjawab, dan keteladanan.

Pesan kedua, Menag minta civitas akademika meneladani Tuanku Imam Bonjol. Menag menilai, Imam Bonjol tidak hanya tokoh alim dengan pengetahuan keislaman luas, tapi juga patriotik dan menjunjung tinggi nilai budaya masyarakat Minang.

“Keislaman, kebangsaan, dan sikap menghargai budaya lokal sangat melekat pada diri Imam Bonjol. Ini harus diteladani,” ucap Menag dikutip dari laman resmi Kemenag.

Pesan ketiga, UIN harus punya distingsi, dan itu salah satunya bisa bersumber dari budaya Minang luar biasa. Dikatakan Menag, Islam Indonesia juga dipengaruhi budaya Minang. Manuskrip sejarah di indonesia juga banyak ditemukan di Minang. Bahkan, pendiri NU dan Muhammadiyah juga pernah berguru pada ulama Minang, yaitu Syekh Khatib al Minangkabawi.

“Ini bisa jadi kajian akademik. UIN Imam Bonjol harus punya kajian akademik yang khas sesuai kekayaan lokal yang dimiliki,” harapnya.

“Saya bangga dengan UIN. Saya bangga dengan Minang. Bukan karena ayah saya orang Minang, tapi karena memang banyak yang bisa dibanggakan dari Minang,” tambah Menag.

Rapat senat terbuka Dies Natalis ke-53 UIN Imam Bonjol Padang (29 November 1966 – 29 November 2019) berlangsung di Auditorium Mahmud Yunus UIN Imam Bonjol. Hadir, Senat UIN Imam Bonjol, Kapolda Sumbar Jenderal Pol Fakhrizal, Kakanwil Kemenag Sumbar, serta ribuan civitas akademika dan mahasiswa UIN Imam Bonjol.

Rektor UIN Imam Bonjol Eka Putra Wirman mengatakan, UIN Imam Bonjol telah banyak memberi bakti kepada negeri hingga usianya yang ke-54. Dari UIN telah lahir tiga IAIN, yaitu: Bukittinggi, Batusangkar, dan Padangsidempuan.

“UIN Imam Bonjol juga sudah punya satu cucu, yaitu UIN Sumatera Utara,” lanjutnya. (rin/*)

Loading...

Berita Terkait