oleh

Hampir 1 Juta Muslim dari Seluruh Dunia Tiba di Saudi

DATANG melalui berbagai jalur transportasi seperti udara, darat, dan laut, hampir satu juta jemaah haji telah tiba di kota-kota paling suci bagi umat Islam, yaitu Makkah dan Madinah untuk melakukan ibadah haji seperti laporan Gulf Today.

“Sekitar 881.229 jemaah datang ke Arab Saudi melalui udara, 35.148 melalui darat, dan 10.349 melalui laut. Ini mewakili peningkatan 91.440 jemaah haji (11 %), dibandingkan dengan jumlah kedatangan selama periode yang sama tahun lalu,” kata presiden Direktorat Jenderal Paspor Saudi yang dilansir dari AboutIslam, Senin (29/7) .

Setiap tahun, lebih dari dua juta Muslim naik haji, sebuah perjalanan spiritual yang mewakili Rukun Islam ke-5 dan merpakan salah satu momen yang terbesar di mana umat Muslim berkumpul.

Setiap Muslim yang secara fisik dan finansial mampu untuk melakukannya, mereka diwajibkan untuk melaksanakan ziarah ini sekali seumur hidup mereka. Tahun ini, haji terjadi dari sekitar tanggal 9 hingga 14 Agustus.

Menurut laporan tahun 2018 dari Otoritas Umum Statistik di Arab Saudi, total 2.371.675 Muslim melakukan haji tahun lalu. Jutaan dari 1,8 miliar Muslim di dunia melamar visa haji tetapi karena sistem kuota, tidak semua orang bisa datang karena pemerintah setempat biasanya hanya mengalokasikan 1.000 tempat untuk setiap juta Muslim per negara.

Indonesia adalah negara Muslim terpadat di dunia sehingga Pemerintah Arab Saudi menyediakan jumlah peziarah terbesar untuk Indonesia. Sekitar 231.000 jemaah haji Indonesia diharapkan untuk melakukan haji tahun ini, termasuk kuota tambahan 10.000 yang telah diberikan oleh Arab Saudi.

Menurut Arab News, meningkatnya kuota jemaah haji Indonesia akan memotong daftar tunggu, yang saat ini 40 tahun

Otoritas haji juga telah meningkatkan kuota untuk negara India sebesar 30.000, meningkatkan menjadi 200.000 peziarah per tahun. Dengan kuota yang ditambahkan tersebut membuat India menjadi negara dengan jumlah jemaah haji tertinggi kedua setelah Indonesia.

Peningkatan kuota juga terjadi di Pakistan. Di mana kuota jemaah haji yang biasanya 5.000, sekarang lebih dari 184.210 warga Pakistan yang akan melakukan haji pada tahun 2019, menjadikannya negara urutan ke-3 di musim haji tahun 2019 ini.

Selain itu, sejumlah 127.198 jemaah haji dari Bangladesh akan melakukan haji tahun ini. Angka ini menempatkan orang-orang Bengali di posisi ke-4 setelah Indonesia, India, dan Pakistan. (aci)

Berita Terkait