oleh

Harga Cabai Melambung di Solok Selatan

SOLOK SELATAN – Harga cabai merah melambung dari Rp20 ribu per kilogram menjadi Rp60 ribu perkilonya usai Lebaran 1440 Hijriah di Kabupaten Solok Selatan.

“Kenaikan harga cabai karena kurangnya pasokan dan sudah terjadi sejak Selasa (4/6) atau satu hari jelang lebaran dan masih bertahan sampai saat ini,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan, Irwandi Osmaidi, Selasa (11/6).

Dia mengatakan, untuk cabai kualitas paling bagus dijual pedagang Rp60 ribu dan sedang Rp55 ribu dan kualitas paling bawah Rp50 ribu perkilonya. “Rata-rata pedagang menjual cabai Rp55 ribu perkilogramnya,” kata dia.

Pasokan cabai merah di Solok Selatan berasal dari petani setempat juga dari Kabupaten Solok dan Kerinci Jambi. Kurangnya pasokan kata dia, kemungkinan karena masih suasana lebaran dan petani belummemanen cabainya. “Kalau harga cabai terus naik kami akan berkoordinasi dengan provinsi untuk menstabilkan harga,” ujarnya.

Untuk harga berbagai kebutuhan lainnya kata dia, masih stabil seperti bawang merah dijual Rp30 ribu perkilogram sedangkan beras Rp9 ribu perliter.

Salah seorang warga Sungai Pagu Fitria Yuningsih mengatakan, pada Senin di pasar Muaralabuh harga cabai merah memang cukup mahal yaitu Rp55 ribu perkilogramnya. “Saya terpaksa mengurangi beli cabai dari biasanya satu kilogram kemaren hanya setengahnya,” kata dia.

Selain itu katanya, harga jengkol juga mahal dimana biasanya satu cupak (isi 20 butir) hanya Rp15 ribu tetapi sekarang naik menjadi Rp30 ribu. “Jengkol sekarang juga satu cupak Rp30 ribu dan cukup mahal,” ujarnya. (af)

Loading...

Berita Terkait