Tak Berkategori  

Harga Telur Ayam Ras Naik Lagi, Pedagang: Ini Tertinggi dan Lama

PEKANBARU – Tak jauh berbeda dari daerah lainnya di Indonesia. Jelang libur natal dan tahun baru, harga telur ayam ras yang ditawarkan pedagang di Kota Pekanbaru juga mengalami kenaikan.

Pantauan Singgalang, hanya harga ayam ras yang terus naik, sementara harga telur itik dan lainnya relatif normal.

Hal itu diakui Syamsu (61) pedagang telur di kawasan Pasar Balok Tradisional Cik Puan Jadirejo, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekambaru.

“Bulan ini, harga telur ayam ras dari Medan maupun Payakumbuh setiap pekannya naik. Jika dibandingkan dari bulan sebelumnya harga telur ayam ras saat ini mengalami kenaikan sebanyak Rp.12.000 per-papannya,” katanya saat ditemui Singgalang, Selasa (15/12/2020) siang.

Diakui Syamsu, selama 20 tahun ia berjualan telur, harga telur saat ini merupakan lonjakan harga tertinggi dan terlama dari yang pernah ada.

“Saat ini harga telur berkisar diantara Rp50.000 – 52.000 per-papan dan menurut keterangan agen berkemungkinan akan naik lagi mengingat libur natal dan tahun baru serta karena terbatasnya stok telur,” ungkapnya.

Diakui Syamsu, harga telur dahulunya pernah mencapai harga Rp.50.000 per-papan, namun tidak bertahan lama lalu normal kembali.

“Dulu pernah naik tinggi juga, namun seminggu kemudian turun lagi ke harga normal, tapi yang tahun ini berbeda karena tiap 2 pekan harganya naik terus dan belum juga turun-turun,” ungkapnya.

Bicara soal imbasnya terhadap jual beli telur Syamsu mengakui bahwa terjadi pengurangan daya beli dari konsumen.

“Terkait harga pembeli tidak protes dan tidak terlalu mempermasalahkan namun, pengurangan daya beli terjadi seperti yang biasanya beli se-papan sekarang beli setengah papan atau 5 butir saja. Harapan saya semoga harga telur kembali normal,” jelasnya.(mat)