Tak Berkategori  

Hari Ini, Peringatan HUT Perang Kamang ke 109

Tugu Perang Kamang 1908 di simpang Pintu Koto, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Agam. (maswir chaniago)

 

Tugu Perang Kamang 1908 di simpang Pintu Koto, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Agam. (maswir chaniago)
Tugu Perang Kamang 1908 di simpang Pintu Koto, Nagari Kamang Hilia, Kecamatan Kamang Magek, Agam. (maswir chaniago)

LUBUK BASUNG – Kalau tidak ada aral melintang, Insya Allah, Kamis (15/6) akan dilaksanakan upacara memeperingati peristiwa bersejarah “Perang Kamang ke-109” yang lazim disebut Perang Belasting 1908.

Upacara akan dilaksanakan di halaman kantor Camat Kamang Magek dengan menghadirkan seluruh OPD, TNI, Polri, ASN, Ninik Makak, Tokoh Masyarakat, Pelajar, Wali Nagari dan undangan ainnya.

Perang Kamang merupakan perjuangan rakyat Kamang khususnya dan Agam umumnya terhadap pemerintah kolonial Belanda yang menetapkan aturan pajak/belasting yang menyengsarakan rakyat.

Haji Abdul Manan, M. Shaleh Dt. Rajo Panghulu, Tuanku Nan Renceh dan lainnya bangkit untuk membela jati diri rakyat untuk menetang kebijakan yang dikelaurkan pemerintah kolonila Belanda terhadap pajak/belasting.

Perlawanan menetang kebijakan belasting oleh Belanda bukan saja dilakukan oleh rakyat Kamang semata, tapi juga datang dari rakyat Lubuk Basung yang dipimpin seorang pejuang perempuan, Siti Manggopoh. Bersamaan dengan peringatan Perang Kamang ke-109 di Kecamatan Kamang Magek, juga dilaksanakan upacara peringatan Perang Manggopoh di Nagari Manggopoh, Kecamatan Lubuk Basung.

Usai upacara dilanjutkan dengan ziarah ke makam pahlawan Perang Kamang yang terletak di Bansa, Kamang Mudiak, imo Kampuang di Kamang Hilia dan di Magek. (Maswir Chaniago)