oleh

Harimau Masuk Permukiman, Warga Pasaman Resah

LUBUK SIKAPING – Serangan harimau terjadi di Pasaman. Tepatnya di Kampung Padang, Nagari Aia Manggih Barat, Kecamatan Lubuk Sikaping. Sampai-sampai belasan ekor ternak milik warga menjadi korbannya. Kejadian naas ini sudah terjadi sebulan terakhir. Serangan terakhir yang dilaporkan warga terjadi, Jumat (19/7) kemarin.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Pasaman, Ade Putra menjelaskan, sebulan terakhir ini, hewan buas yang diduga kuat harimau Sumatera ini telah menyerang 14 ekor ternak warga. Dimana dari 14 ekor itu, sebanyak 13 ekor hewan kambing dan satu ekor anjing jaga kebun warga.

“Pemilik kambing-kambing ini Alirman dan Erlis. Alirman kambingnya jadi korban sembilan ekor, sementara Erlis empat ekor. Untuk anjing, lain pula, hewan jaga ini milik Eri. Serangannya sudah sebulan terakhir,” kata Ade, Selasa (23/7).

Di sisi lain, langkah cepat langsung diambil BKSDA Sumatera Barat. Satu tim langsung diterjunkan ke lokasi serangan di Kampung Padang, Nagari Aia Manggih Barat, Kecamatan Lubuk Sikaping.

“Iya, tim kita sudah ke lokasi, kemarin,” kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sumbar, Khairi Ramadhan.

Diakui Khairi Ramadhan, untuk sementara, tim yang telah memeriksa sekitar lokasi serangan ini, memasang kamera penjebak. Pemasangannya di empat titik lokasi berbeda.

“Kita perlu gambar pasti melalui kamera penjebak ini. Bila sudah dapat gambaran di kamera penjebak, tentu jelas pula daya dan upaya yang kita lakukan,” katanya.

Ada dua opsi yang bakal dilakukan bila lokasi harimau ini ditemukan. Pertama, tim bakal mencoba mengusir harimau ini untuk kembali ke tengah hutan. Kedua, tim terpaksa menangkapnya dan melakukan evakuasi, supaya tidak jatuh korban lagi. (chan)

Loading...

Berita Terkait