oleh

Helmy Panuh Pantas Wakili Masyarakat Sumbar di Senayan

PADANG – Sosok Helmy Panuh Dt. Ponomarajo terus jadi sorotan belakangan ini. Kiprah dan hasil safari politik hingga ke pelosok Sumbar kian mengukuhkan Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Pengurus Pusat Muhammadiyah itu layak mewakili masyarakat Sumatera Barat sebagai senator di Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI lima tahun ke depan.

Mantan notaris di Padang dan Jakarta itu banyak menerima dukungan, masukan, dan keluhan dari berbagai kalangan masyarakat dari silaturahim yang dilakukannya ke berbagai daerah di Sumbar beberapa bulan belakangan ini.

Di balik itu semua, ada harapan kepadanya untuk berbuat lebih banyak bagi masyarakat melalui kursi di DPD RI periode mendatang. Apalagi di setiap kesempatan, Pendiri Yayasan Wawasan Islam Indonesia (Pesantren Modern Terpadu Prof. Hamka) serta pendiri dan pengurus Yayasan Dharma Andalas itu selalu menegaskan keinginannya maju sebagai calon senator untuk mengabdi ke masyarakat Sumbar dan bangsa ini setelah malang melintang sebagai profesional, bidang pendidikan, bahkan pengusaha serta aktif di organisasi masyarakat.

“Saya mengenalnya sebagai notaris kondang, dan aktif sebagai pengurus Muhammadiyah. Dulu kepengurusan Sumbar dan sekarang pengurus pusat. Dengan latar belakang itu, didukung dengan pembawaan yang bersahaja dan bermasyarakat, kami berkesimpulan dia layak dan pantas wakili masyarakat Sumbar di DPD RI,” ujar Rio Febrian, salah seorang pengusaha muda Solok.

Toh, pengalaman Datuk Helmy sebagai notaris dan sekarang konsultan hukum yang notabene paham akan hukum sangat akan mendukung tugas-tugasnya jika diberi kepercayaan sebagai anggota DPD RI, yang berfungsi antara lain sebagai pengaju usul, ikut dalam pembahasan dan memberikan pertimbangan yang berkaitan dengan bidang legislasi tertentu, dan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang tertentu.

Hal yang sama juga diungkapkan Winda Aprioliona, warga Batusangkar, Tanah Datar. Menurutnya, Helmy kaya pengalaman baik sebagai profesional, organisasi kemasyarakatan, bahkan bergelar datuk akan menguntungkan masyarakat Sumbar yang diwakilinya, plus jaringannya di pusat.

Salah seorang tokoh muda Sumbar, Deri Rizal mengatakan sudah saatnya Helmy Panuh mengabdi ke daerah dan bangsa sebagai wakil masyarakat di DPD RI. “Kepimimpinan dan ketokohan beliau tidak ragukan lagi. Pak Datuak Helmy pantas wakili masyarakat Sumbar di DPD RI,” ujar mantan Sekretaris KNPI Sumbar itu.

Apalagi mantan Komisioner KPID Sumbar tersebut mengamati dukungan untuk Helmy Panuh terus mengalir dari berbagai kalangan. “Tokoh muda, sesepuh dan masyarakat dari berbagai daerah di Sumbar sudah menyatakan dukungan kepada beliau,” lanjutnya.

Atas dukungan itu, Helmy mengucapkan terima kasih, dan akan menjalankan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya. “Mari sama-sama kita majukan daerah ini di segala bidang, baik pendidikan, perekonomian, kesehatan, hukum dan lainnya,” katanya.

Ayah empat anak itu mengingatkan untuk menggunakan hak pilih pada 17 April mendatang. “Momen sesaat itu ikut menentukan masa depan daerah dan bangsa ke depan. Mari mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat untuk menyalurkan suara pada Pemilu nanti,” katanya.

Ia menegaskan, keinginannya untuk duduk di legislator sebagai wujud untuk pengabdian kepada daerah dan bangsa setelah beberapa tahun bergelut di bidang pendidikan dan hukum.

“Ke depan merupakan pengabdian kepada daerah dan bangsa. Perlu perubahan untuk kemajuan bersama. Dan itu harus bersama-sama kita lakukan,” tuturnya.

Helmy Panuh merupakan calon anggota DPD RI dengan nomor urut 29. Suami dari Radianti Helmi ini doktor dari Fakultas Hukum UGM. Pria 68 tahun itu pernah memimpin Ikatan Notaris Indonesia (INI) dan Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Sumbar tahun 1983 hingga 1985, Penasehat dan Pengurus KAN Sulit Air pada 1985 hingga 2018, Pendiri Yayasan Wawasan Islam Indonesia (Pesantren Modern Terpadu Prof. Hamka), serta pendiri dan pengurus Yayasan Dharma Andalas.

Tak hanya itu, Helmy juga Wakil Ketua Sulit Air Sepakat (SAS) pada 1998 hingga 2010, Pengurus Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Pengurus Pusat Muhammadiyah dan saat ini sebagai Ketua Majelis Wakaf dan Kehartabendaan Pengurus Pusat Muhammadiyah. Ia pun mengusung slogan “Adat banagari mamaga nagari, lamak dek awak katuju dek urang”. (rahmat)

News Feed